Kriminalitas

Ketahuan Curi Pisang di Sleman, Warga Magelang ini Jadi Bulan-bulanan Massa

Tersangka hanya bermodalkan alat pemotong serta satu unit mobil untuk membawa pisang hasil curiannya.

Ketahuan Curi Pisang di Sleman, Warga Magelang ini Jadi Bulan-bulanan Massa
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pria menjadi bulan-bulanan massa usai ketahuan sedang mencuri setandan pisang jenis pisang raja di sebuah kebun yang berlokasi di Nggungan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman kemarin siang, Selasa (12/6/2018).

Selain itu, dalam melakukan aksinya, Deta Indro Sulityo (34), warga Ngabean, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini hanya sendirian.

Dari penyelidikan sementara, tersangka hanya bermodalkan alat pemotong serta satu unit mobil bernomor Polisi H 1794 YL untuk membawa pisang hasil curiannya.

Saat ini, petugas Polsek Cangkringan masih mengembangkan kasus tersebut, karena di dalam mobil tersangka ditemukan beberapa tandan pisang yang diduga hasil mencuri di lokasi lain.

Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal saat sang pemilik kebun yaitu Siswanto (48), warga Nggungan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman hendak mengecek kondisi kebunnya sekitar jam 11 siang.

Lanjutnya, sesampainya di kebun tersebut, korban melihat sebuah mobil terparkir di sekitar kebunnya dan ada seorang pria yang sedang sibuk menebang pohon pisang milik korban.

"Tahu pisangnya dicuri, korban mengajak warga untuk menangkap tersangka. Karena geram, tersangka sempat dimassa saat itu," katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (13/6/2018).

Sambung Kapolsek, mendapat informasi mengenai aksi massa tersebut pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengamankan tersangka ke Makopolsek Cangkringan guna diminta keterangan lebih lanjut.

Diungkapkan Kapolsek, dari tangan tersangka turut disita satu tandan pisang yang dicuri serta satu unit mobil yang digunakan untuk mengakut pisang hasil curian tersangka.

"Dari pengakuannya baru sekali itu dan rencananya mau dijual. Tapi setelah kita cek, ada tujuh tandan pisang di dalam mobil tersangka, dan diduga tujuh tandan itu hasil mencuri di tempat lain," ujarnya.

Dilanjutkan Kanit Reskrim Polsek Cangkringan, Ipda Lilik Mulyadi bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.

Hal itu dikarenakan, pihaknya menduga bahwa tersangka sudah sering melakukan aksinya dan tidak hanya di daerah Cangkringan saja.

"Memang ngakunya baru sekali, karena yang ketahuan baru sekali ini. Masih kami lidik lagi karena kuat dugaan ada korban-korban lain di Cangkringan tapi belum lapor, sementara ini baru satu laporan saja dari korban yang masuk," ucapnya.

Ditambahkannya, mengenai modus diduga memang tersangka ini sebelumnya berkeliling terlebih dahulu, setelah mendapat sasarannya langsung memotong pohon pisang lalu ditaruh di dalam mobilnya.

"Masih kami kembangkan dan akan dimintai keterangan lebih lanjut, karena tadi malam juga baru selesai cek kesehatannya akibat dimassa kemarin," pungkasnya. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help