Home »

News

» Sains

Sains

Debu Antariksa yang Ada di Atmosfer Bumi Ini Dipelajari, Apa Hasilnya?

Baru-baru ini para ilmuwan menyatakan bahwa debu antariksa yang dikumpulkan dari atmosfer Bumi berusia lebih tua dari Tata Surya kita.

Debu Antariksa yang Ada di Atmosfer Bumi Ini Dipelajari, Apa Hasilnya?
IST
Debu antariksa yang diperkirakan lebih tua dari matahari 

Partikel-partikel tersebut dikumpulkan menggunakan pesawat strastosfer milik NASA.

Menggunakan cahaya inframerah dan mikroskop elektron, para peneliti menganaisis komposisi kimianya.

Penggunaan mikroskop elektron ini disebabkan debu tersebut hanya berukuran beberapa ratus nanometer.

Artinya, partikel tersebut kurang dari seperseratus ketebalan rambut manusia.

Hasil analisisnya menunjukkan partikel ini awalnya menyatu di lingkungan yang dingin dan kaya dengan radiasi.

Bahkan sejumlah kecil panas sudah cukup untuk memutus ikatan dalam debu tersebut.

Ini menunjukkan bahwa mereka terbentuk di suatu tempat seperti nebula matahari luar - awan debu, hidrogen, helium, dan gas terionisasi lainnya dari mana Tata Surya terbentuk.

"Kehadiran jenis spesifik karbon organik baik di daerah dalam dan luar partikel menunjukkan proses pembentukan terjadi sepenuhnya pada suhu rendah," kata Jim Ciston, salah satu peneliti dari Lawrence Berkeley National Laboratory dikutip dari Science Alert, Rabu (13/06/2018).

"Oleh karena itu, partikel debu antar-planet ini bertahan dari waktu sebelum pembentukan badan planet di Tata Surya, dan memberikan wawasan ke dalam kimia dari blok bangunan kuno," tambahnya.

Para peneliti berpendapat, beberapa jenis bahan organik lengket mungkin bertanggung jawab agar partikel ini menggumpal, dan akhirnya membentuk planet di tahun-tahun awal yang dingin dan kosong dari Tata Surya.

Baca: Planet Misterius Ini Perkuat Dugaan Adanya Planet Kesembilan di Tata Surya Kita

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help