Mudik Lebaran 2018

Bus Besar Diimbau Gunakan Jalur Patuk

Sejumlah objek wisata di kawasan Dlingo, Bantul, dipastikan bakal dipadati para pemudik, atau wisatawan, pada libur lebaran mendatang.

Bus Besar Diimbau Gunakan Jalur Patuk
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Wisatawan memadati kawasan Hutan Pinus Mangunan, Selasa (26/12/2017). Hutan Pinus menjadi salah satu spot wisata favorit kawasan RPH Mangunan yang menawarkan taman bunga dan pohon pinus. 

"Dari tahun ke tahun masih ada pengemudi yang memilih memaksakan diri, menempuh jalur yang tidak kami rekomendasikan. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas pun rawan terjadi," tuturnya.

Baca: Berhiaskan Topeng dan Bambu, Semarak Candi Borobudur Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapto Raharjo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan jalur-jalur utama menuju objek wisata unggulan di DIY, yang disinyalir bakal menjadi destinasi favorit para wisatawan saat liburan nanti.

"Jalur pariwisata kami sediakan khusus, menuju objek-objek wisata unggulan seperti Kaliurang, Breksi, Mangunan, terus pantai-pantai selatan, juga Goa Pindul. Itu jalur-jalur utamanya sudah kita siapkan," ungkapnya.

Namun, Sigit tidak memungkiri, dibalik keindahan dan pesonanya, terutama obyek wisata alam, dimana jalurnya menyimpan potensi bahaya yang seringkali tidak disadari.

Lanjutnya, Dinas Perhubungan DIY pun mulai menginventarisir deretan objek wisata tersebut.

"Bagaimanapun, untuk libur lebaran ini, kita banyak sekali objek wisata. Tapi, ada pula yang jalurnya berbahaya dan harus diantisipasi, seperti Mangunan, Bebeng, Breksi, atau Kalibiru," cetusnya.

Benar saja, objek wisata yang dinilai memiliki jalur rawan tersebut, mayoritas berlokasi di dataran tinggi.

Oleh sebab itu, sesuai hasil rapat koordinasi yang diselenggarakan dengan pihak-pihak terkait beberapa waktu lalu, kendaraan besar diimbau tidak ikut naik.

"Itu bahaya, sehingga kami berharap, selama lebaran ini, bus pariwisata, khususnya yang berukuran besar, diimbau tidak mengantar penumpangnya sampai atas. Tapi, kalau bus 3/4 mungkin masih bisa, ya," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved