Sistem Rudal S400

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. 

Kongres AS telah mengangkat kasus S-400 ini dan pihak senat segera melakukan pemungutan suara untuk rancangan undang-undang yang menyerukan pemberian sanksi untuk setiap pembelian sistem rudal udara Rusia itu.

Rancangan UU tersebut juga akan mengklaim penjualan serta mengiriman jet tempur canggih F-35 yang awalnya diperkirakan tiba di Turki pada 21 Juni.

AS mengancam akan menangguhkan pengiriman jet tempur itu hingga diputuskan menghapus Turki dari program kerja sama produksi F-35.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy mengklaim bahwa rancangan undang-undang tersebut bertentangan dengan semangat aliansi dengan AS.

"Ankara tidak akan tinggal diam jika Washington menghentikan pengiriman jet tempur," kata Aksoy.

"Itu bukan semata-mata program milik AS, melainkan program multinasional dan kami harap semua pihak dapat memenuhi kewajiban mereka," tambahnya.

Ditambahkan Erdogan, AS berkewajiban untuk tetap mengirimkan jet tempur tersebut karena Turki sudah membayar 800 juta dolar AS (lebih dari Rp 11 triliun) untuk pesawat tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Erdogan: Kami Beli S-400 Bukan Hanya untuk Disimpan di Gudang", 

Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help