Sistem Rudal S400

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang

Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia, Endorgan Pastikan Tidak Akan Jadi Barang Simpanan di Gudang
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Turki memutuskan untuk membeli sistem rudal Rusia, S-400 guna memperkuat pertahanannya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pun menegaskan pembelian senjata dari Rusia tersebut bukan hanya sebagai barang simpanan, namun akan digunakan jika memang diperlukan.

Pernyataan keras Erdogan itu muncul beberapa bulan usai perdebatan antara Turki dengan sekutu NATO, khususnya AS.

Washington mengkritik pembelian sistem rudal buatan Rusia itu, yang disebut menjadi ancaman terhadap pertahanan negara-negara NATO.

"Kami membeli S-400 tidak hanya untuk disimpan di gudang. Kami akan menggunakannya apabila dibutuhkan. Ini adalah sistem pertahanan," kata Erdogan, Selasa (12/6/2018).

"Apa yang akan kami lakukan terhadapnya jika tidak menggunakan sistem pertahanan ini?" lanjutnya dilansir Daily Express.

Erdogan menambahkan, dengan membeli sistem rudal S-400 dari Rusia, Turki dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan persenjataan dari AS.

"Apakah kami masih akan bergantung pada AS? Saat kami meminta kepada mereka selama bertahun-tahun, jawaban yang mereka berikan kepada kami adalah bahwa kongres tidak mengizinkan," ujar dia.

Dan saat AS belum dapat memenuhi permintaan Turki, Rusia memberikan tawaran S-400 yang dianggap cukup memikat.

"Terkait pinjaman, mereka juga menawarkan persyaratan pinjaman yang cukup menarik," tambah Erdogan.

Halaman
12
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help