Ramadan 1439 H

Astra Grup Gelar Pasar Ramadan dan Santuni Anak Yatim di Bantul

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat luas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari menjelang Idul Fitri 2018.

Astra Grup Gelar Pasar Ramadan dan Santuni Anak Yatim di Bantul
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Astra Group juga menggelar buka bersama dengan anak-anak Yatim dari Panti Asuhan Difabel Bina Siwi dan Panti Asuhan Miftahun Najah Bantul di Kantor Isuzu Bantul, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA — Ramadan tahun ini, Astra Group kembali menggelar berbagai kegiatan sosial dengan menyantuni Anak Yatim dan menggelar Pasar Ramadan dan pembagian paket sembako di 115 titik secara nasional yang bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI.

Berbagai kegiatan yang ini bertujuan untuk membantu masyarakat luas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari yang lebih mahal menjelang hari Raya Idul Fitri 2018.

“Secara nasional kegiatan ini kita lakukan di 115 titik, 58 kota/kabupaten se-Indonesia. Adapun total paket sembako yang kita distribusikan sebanyak 57.500 paket,” kata Koordinator Wilayah Astra Group Yogyakarta, Oberlin Tangkas Oberlin, Selasa (12/6/2018).

Ketua Panitia Eddi Arthono menambahkan, rangkaian kegiatan Ramadan sudah digelar sejak 26 Mei lalu. 

Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian Astra Group terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

“Paket sembako tersebut senilai 100 ribu rupiah, kita jual dengan harga 50 ribu rupiah. Uang hasil penjualan kami pergunakan untuk membantu pondok pesantren dan masjid serta berbagai kegiatan sosial di wilayah kantor kami berada,” jelasnya.

Selaiun itu, Astra Group juga menggelar buka bersama yang diikuti puluhan anak-anak dari sejumlah panti asuhan.

Untuk tahun ini yang diundang adalah Panti Asuhan Difabel Bina Siwi dan Panti Asuhan Miftahun Najah Bantul yang diselenggarakan di Kantor Isuzu Bantul.

Ustadz Mochammad Yusuf yang menjadi penceramah dan imam mengatakan bahwa Islam mengajarkan untuk senantiasa memperhatikan nasib Anak-Anak Yatim.

Namun, banyak dari umat yang tekun dalam ibadah, tapi sering lupa dengan anak yatim.

“Yang seperti ini, akan sulit mendapat ridha Allah. Padahal sesungguhnya kita hidup itu yang dicari ridha Allah. Betapapun tekun ibadahnya kalau tidak mendapat ridha Allah ya sia-sia,” kata Yusuf yang juga anggota kepolisian Polda DIY.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help