Bisnis

Pasar Apartemen Tetap Kuat di Bulan Ramadan

Pasar properti nasional secara tradisional mengalami penurunan selama Ramadan, namun hal tersebut tampaknya pengecualian untuk sektor apartemen

Pasar Apartemen Tetap Kuat di Bulan Ramadan
Mynewshub
Ilustrasi apartemen 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pasar properti nasional secara tradisional mengalami penurunan selama bulan Ramadan, namun hal tersebut tampaknya menjadi pengecualian untuk sektor apartemen.

Hal ini didukung oleh tingginya minat generasi milenial terhadap properti tipe apartemen.

Berdasarkan indeks properti Rumah.com, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir.

Peningkatan harga apartemen tetap stabil bahkan meski berada dalam periode Ramadan.

Berdasarkan data yang dirilis Rumah.com, Property Index ini memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia, karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

Baca: Warga Terban Berharap DPRD DIY Bisa Hentikan Pembangunan Apartemen Terban

Country Manager Rumah.com, Marine Novita menjelaskan, pada periode Ramadan 2016, misalnya, yang dimulai pada awal Juni 2016 (akhir kuartal kedua) dan berakhir di awal Juli 2016 (awal kuartal ketiga), tren pasar apartemen meningkat 1,1% pada kuartal ketiga (Q3) dibandingkan kuartal kedua (quarter-on-quarter/q-o-q).

"Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, yang dimulai pada akhir Mei 2017 dan berakhir di akhir Juni 2017, peningkatan juga tetap terjadi. Index menunjukkan kenaikan sebesar 2% pada Q3 dari Q2. Secara tahunan, Index menunjukkan kenaikan harga sebesar 10,5% pada Q1 2018 dibandingkan Q1 2017," jelasnya, Senin (11/6/2018).

Tren ini berbeda jika dibandingkan dengan tren pasar properti secara keseluruhan, yang juga mengukur rumah tapak.

Pada periode Ramadan 2016, tren pasar properti mulai menurun 0,4% pada Q3 (q-o-q). Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, penurunan sebesar 0,1% juga terjadi pada Q3.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help