Mudik Lebaran 2018

Kisah Unik Pemudik Asal Wonogiri: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo Roti, Durung Gowo Calon Mantu

Kisah Unik Pemudik Asal Wonogiri: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo roti, Durung Gowo Calon Mantu

Kisah Unik Pemudik Asal Wonogiri: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo Roti, Durung Gowo Calon Mantu
Instagram/dickyngaco
Seorang pemudik, Dicky Wahyudi, menuliskan Mbok, aku mudik mung gowo roti, durung gowo calon mantu yang ditempelkan di tasnya saat mudik dari Jakarta ke Wonogiri. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tradisi mudik yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia setiap Lebaran selalu meninggalkan kisah-kisah unik.

Perantau di kota-kota besar berduyun-duyun untuk pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga besarnya.

Untuk memberi semangat atau hanya sekadar iseng, banyak di antara pemudik yang menggunakan sepeda motor membuat tulisan-tulisan lucu dan unik.

Tulisan di atas kertas itu ditempelkan di tas atau sepeda motor yang ditumpangi.

Salah satunya Dicky Wahyudi, warga Wonogiri, Jawa Tengah yang merantau di Jakarta ini.

Dalam perjalanannya pulang ke Wonogiri, Dicky membuat tulisan dengan menggunakan bahasa Jawa.

"Mbok, aku mudik mung gowo roti, durung gowo calon mantu" (Ibu, aku mudik hanya bawa roti, belum bisa membawa calon menantu) tulis Dicky di atas kertas yang ditempelkan di tas ranselnya.

Saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/6/2018), Dicky mengaku membuat tulisan ini karena terinspirasi dari pemudik sepeda motor yang lain.

Baca: Delapan Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah Sesuai Ajaran Islam

Menurut dia, hal ini dilakukannya hanya sebagai penyemangat dalam perjalanan mudik.

Sepanjang jalan, kata Dicky, banyak yang tertawa melihat tulisan itu.

Halaman
123
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved