Home »

Jawa

Jawa

Kemenag Magelang Awasi Ceramah Salat Idul Fitri Bermuatan Radikalisme

Pihaknya memastikan para khatib untuk dapat memberikan ceramah yang dapat menyejukkan umat, bukan ceramah yang memuat materi radikalisme

Kemenag Magelang Awasi Ceramah Salat Idul Fitri Bermuatan Radikalisme
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang, Mad Sabitul Wafa bersama Pjs Bupati Magelang, Tavip Supriyanto; Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, Dandim 0705 Magelang, Kajari Magelang, memberikan keterangan pada awak media terkait kesiapan lebaran, di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang mengawasi ketat penceramah atau khatib yang memberikan ceramah pada pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri di Kabupaten Magelang yang diperkirakan jatuh pada hari Jumat (14/6/2018) mendatang.

Hal ini dilakukan agar ceramah yang diberikan menyejukkan dan jauh dari materi radikalisme.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Kantor Kementerian Kabupaten Magelang, Mad Sabitul Wafa, Selasa (12/6/2018).

Pihaknya memastikan para khatib untuk dapat memberikan ceramah yang dapat menyejukkan umat, bukan ceramah yang memuat materi radikalisme ataupun intoleransi.

"Kami sudah menghimbau kepada khatib, bahwa ceramah mereka harus ceramah yang mampu menyejukkan umat, bukan ceramah yang memuat hal-hal sensitif, sehingga malah menimbulkan gejolak," ujarnya.

Baca: Tata Cara Lengkap, Bacaan dan Doa untuk Salat Idul Fitri

Sebanyak kurang lebih 2.500 khatib akan memberikan ceramah di 2.500 titik salat idul fitri di tempat ibadah seperti masjid atau tempat umum seperti di lapangan.

Jauh-jauh hari, Kemenag Kabupaten Magelang mengantisipasi jika ada ceramah yang sifatnya sensifit.

"Kami sudah mentralisir hal-hal yang sudah sensitif. Kami himbau para khatib yang mengisi ceramah Idul fitri untuk bersama-sama menciptakan suasana perayaan lebaran yang damai," tutur Mad Sabitul Wafa.

Sementara itu untuk pengamanan, pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat keamanan agar jalannya ibadah salat id dapat berjalan dengan lancar, tanpa gangguan Kamtibmas.

"Masyarakat tak perlu khawatir, insya allah sudah aman," ujar Mad Sabitul Wafa.

Baca: Polres Magelang Bekuk Dua Pelaku Pembuat Obat Mercon

Sementara itu, Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengatakan, pihaknya mengerahkan anggota kepolisian untuk melakukan pengamanan secara maksimal di kantor Pemerintah, Sekolah,obyek vital, tempat wisata, PLN dan juga Bank.

Patroli pun dilaksanakan secara rutin selama pelaksanaan lebaran sebagai antisipasi gangguan Kamtibmas yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Kami antisipasi adanya aksi kriminalitas dengan pengamanan secara maksimal. Kami melakukan standby patroli patrolirah rawan, kantor oemerintah, sekolah obyek vital, ketep pass, tempat, pln dan bank," kata Hari.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help