Kota Yogyakarta

Festival Takbir Keliling Kecamatan Mergangsan Libatkan 2000 Peserta

Kegiatan ini diadakan untuk menjalin persaudaraan antar peserta sehingga terjalin ukhuwah islamiyah yang kuat.

Festival Takbir Keliling Kecamatan Mergangsan Libatkan 2000 Peserta
Dok Tribun Jogja
Pimpinan Redaksi Tribun Jogja menerima kunjungan dari panitia Festival Takbir Keliling Panita Hari Besar Islam Kecamatan Mergangsan, Selasa (12/6/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Panitia Hari Besar Islam Kecamatan Mergangsan kembali mengadakan Festival Takbir Keliling 1439 H, dan akan berlangsung pada Kamis 14 Juni nanti.

Diperkirakan sebanyak 2000 peserta dari 15 kontingen masjid dari Kecamatan Mergangsan dan luar Mergangsan akan memperebutkan Piala Walikota dan uang pembinaan.

Sie dana usaha, sekaligus juru bicara dari Panitia Festival Takbir Keliling, M. Iqbal Hardiyan saat berkunjung ke Kantor Tribun Jogja mengatakan kegiatan besok akan mengusung tema Kumandang Takbir Mengagungkan Asma-asma Allah.

Kegiatan ini diadakan untuk menjalin persaudaraan antar peserta sehingga terjalin ukhuwah islamiyah yang kuat.

"Festivasl takbir ini merupakan ajang syiar dengan syair bagi umat Islam, khususnya anak-anak dan remaja masjid se-DIY," ujarnya, Selasa (12/6/2018).

Baca: Lafal Bacaan dan Hukum Takbiran Menyambut Idul Fitri

15 Kontingen yang terlibat, 10 diantarnya berasal dari masjid yang berada di Kecamatan Mergangsan, selebihnya ada yang berasal dari Mangkuyudan, Janturan, dan beberapa Masjid yang ada di wilayah Umbulharjo.

Dari pengalaman tahun-tahun yang lalu, Mergangsan memang bisa dikatakan sebagai barometer kegiatan takbir keliling di wilayah Kota Yogyakarta, selain Kota Gede dan Gondomanan.

"Penilaian dari festival takbir keliling ini meliputi bagian takbir, musik, kostum, barisan, display dan lampion maskot," tambahnya.

Baca: Cegah Penumpukan Kemacetan, Kapolda Imbau Warga Tak Gelar Takbir Keliling di Malioboro

Sementara rute yang akan diambil adalah dimulai dari Museum Perjuangan - Jalan Kolonel Sugiono - Jalan Parangtritis - Jalan Prawirotaman 1 dan berakir di pertigaan Masjid Al Irsyad.

Sementara itu Ketua Festival Takbir Keliling, Toto Andrio Nugroho mengatakan secara teknis para peserta takbir tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan bermotor.

"Kami juga melarang lampion berbentuk hewan atau karikatur manusia. Ini untuk menuntut kreativitas para peserta. Selain itu juga tidak diperkenankan membawa obor dan kembang api," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help