Singgah di Masjid Bersejarah

Video Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo, Jadi Masjid Percontohan Tingkat Nasional

Video Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo, Jadi Masjid Percontohan Tingkat Nasional

TRIBUNJOGJA.COM - Masjid ini memang baru resmi berdiri pada 1990 dengan luas bangunan 1.296 meter persegi di pekarangan seluas 9.177 meter persegi.

Meski terhitung muda, keberadaannya cukup sentral. Namanya Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo, terletak di kompleks Pemerintah Kabupaten Sleman, Jalan Parasamya, Beran Lor, Kelurahan Tridadi, Kecamatan Sleman.

MASJID Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo mulai dibangun pada 20 Mei 1986 dengan biaya Rp1,2 miliar.

Biaya pembangunan berasal dari sumbangan Presiden sebesar Rp100 juta, APBD Kabupaten Sleman 1986/1987 sampai 1991/1992 senominal Rp305 juta dan pihak-pihak lain sehingga total terkumpul Rp1,2 miliar.

Sekira empat tahun berselang, pembangunan akhirnya tuntas. Peresmian Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo dilakukan pada 25 Juni 1990 oleh Bupati Sleman kala itu, Drs Samirin.

Riuh tepuk tangan langsung menyambut kehadiran rumah ibadah termegah se-Kabupaten Sleman ini. Kepengurusan pun segera dibentuk.

Tepat 19 April 1991, Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo kali pertama digunakan untuk salat Jumat.

Menjadi pusat ibadah umat Islam di Kabupaten Sleman, khususnya bagi para pegawai negeri sipil, Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo mewadahi berbagai kegiatan, termasuk pengajian tafsir Alquran.

"Pada 2015, Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo terpilih sebagai Masjid Agung terbaik di DIY. Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo juga menjadi finalis Masjid Agung Percontohan Tingkat Nasional," kata Bendahara Masjid Agung dr Wahidin Soediro Hoesodo, Agaerul, kepada Tribun Jogja, baru-baru ini.

Penghargaan

Halaman
123
Penulis: igy
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved