Singgah di Masjid Bersejarah

Video Langgar Ahmad Dahlan, di Sini Cikal Bakal Berdirinya Muhammadiyah

Video Langgar Ahmad Dahlan, di Sini Cikal Bakal Berdirinya Muhammadiyah

"Digondeli saudara-saudara, sampai besar hatinya, percaya diri lagi, kemudian baru langgar ini dibangun kembali pada tahun 1912, atau di tahun yang sama dengan berdirinya Muhammadiyah," terang Zuhdan.

Selain soal sistem belajar mengajarnya yang dianggap kebarat-baratan di era tersebut, keberanian Ahmad Dahlan yang berupaya membenarkan arah kiblat Masjid Gedhe Kauman, juga turut membuat dirinya sempat dianggap menyimpang oleh masyarakat.

Ya, arah kiblat yang menjadi acuan umat Muslim dalam ibadah salat, mengikuti perubahan yang dibawa oleh Ahmad Dahlan, selepas memperdalam ilmu agamanya di Mekah, Arab Saudi, dalam rentang waktu antara 1989 hingga 1903.

Praktis, karena mendapat pertentangan saat hendak membenarkan arah kiblat di Masjid Gedhe Kauman, Ahmad Dahlan bersama pengikutnya kemudian memulai dari langgarnya sendiri.

Sampai sekarang, garis kiblat asli masih tampak jelas di lantai langgar.

"Sebetulnya kan arah kiblat, khususnya di Indonesia, tidak lurus ke barat, tapi sedikit condong ke arah utara, sekitar 30 derajat. Di langgar ini, pertama kali arah kiblat itu diterapkan, sampai sekarang akhirnya menjadi acuan," jelas Zuhdan.

Pada pembangunan kedua tahun 1912 tersebut, Langgar Ahmad Dahlan dibangun dengan struktur yang lebih komplet.

Pasalnya, Ahmad Dahlan merasa, dengan kondisi langgar yang menyatu dengan tempat tinggalnya, tidak akan cukup untuk menampung para santri.

"Lalu, dibangunlah kelas-kelas di lokasi ini. Jadi, langgarnya di atas, kemudian di bawahnya ada kelas, karena beliau saat itu kan tidak sekadar mengajarkan ilmu agama saja, tapi juga pengetahuan umum," terangnya.

Berbeda dengan kondisi bangunan langgar sebelum dirobohkan, yang didominasi oleh kayu. Langgar Ahmad Dahlan yang baru, sebagian besar dindingnya telah bertembok.

Halaman
123
Penulis: aka
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved