Limbah Kopi

Limbah Kopi Ternyata Bisa Jadi Bahan Bakar, Ini Buktinya!

Limbah Kopi Ternyata Bisa Jadi Bahan Bakar, Ini Buktinya!Star-up Bio Bean Berhasil Mengubah Sisa Kopi Menjadi Bahan Bakar.

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Hari Susmayanti
www.instagram.com/biobeanltd
Start-up Bio-bean mengubah sisa kopi jadi bahan bakar. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sisa kopi biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah, tapi bagaimana jika limbah itu ternyata bisa diubah jadi bahan bakar?

Arthur Kay, lulusan arsitektur dari University College London adalah orang di balik munculnya start-up Bio-bean, yang mengubah sisa kopi menjadi bahan bakar.

Dia dan timnya mengembangkan penemuan ini selama empat tahun dan membuat kedai kopi di beberapa wilayah Inggris meminimalisir sampah kopi mereka.

Dalam empat tahun terakhir, perusahaan yang berbasis di London, Inggris ini telah meluncurkan pusat daur ulang pertama di Cambridgeshire.

Baca: Kafein Bisa Berguna Saat Mudik, Asal Tak Berlebihan

Di tempat itu, limbah kopi dikembangkan menjadi biofuel dan kemudian diolah menjadi sumber energi berkelanjutan.

Sisa-sisa kopi diubah menjadi pelet biofuel, yang mana adalah bahan bakar untuk industri boiler dan bisa digunakan pada kompor.

Dilansir Tribunjogja.com dari laman Huffington Post, Senin (11/6/2018), kopi mengandung lebih banyak kalori daripada kayu, itulah sebabnya kopi bisa jadi bahan bakar yang tahan lama,

Tom Bage, kepala komunikasi Bio-bean mengatakan start-up ini mengumpulkan limbah dari berbagai kedai kopi, baik yang besar maupun kecil.

"Ada beberapa alasan mengapa perusahaan-perusahaan memilih untuk mendaur ulang limbah kopi mereka. Namun, yang utama adalah menghemat uang dan mengurangi karbon," ungkap Tom.

Ketika dibuang ke tempat pembuangan akhir, limbah kopi akan mengeluarkan gas metana, gas rumah kaca yang 28 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.

"Kita memiliki tanggung jawab untuk menangani konsumsi kita dengan cara yang berkelanjutan," kata Tom saat menjawab pertanyaan seputar maraknya tren minum kopi dan menjamurnya kedai kopi di berbagai tempat.

Untuk sementara, produk Coffee Logs (berbentuk batang kayu) isi 16 tersedia di Amazon dengan harga sekitar $99.99 atau Rp1,4 juta.

Sementara itu, penemuan serupa dengan Bio-bean pernah dilakukan oleh anggota tim peneliti Coffee for Social Welfare (CSW) Universitas Jember, Dr Soni Sisbudi Harsono pada tahun 2017.

Soni dan timnya mengolah kulit biji kopi menjadi bahan bakar.

Dilaporkan oleh Antara, perkiraan harga untuk 1 kg briket bahan bakar adalah sekitar Rp6500 saja.

Menurut Soni, setiap kilogram briket bisa digunakan untuk memasak nasi 1 kg, air, dan lauk selama 8 jam.

Sehingga, masyarakat bisa lebih hemat 25% daripada menggunakan gas bersubsidi. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved