Singgah di Masjid Bersejarah

Video Masjid Pakualaman Girigondo, Batu Hitam Direkatkan Adonan Semen dan Tanah 

Nilai budaya Jawa dan agama Islam menyatu padu menjadi identitas tersendiri tanpa saling menghilangkan akar ajaran masing-masing.

TRIBUNJOGJA.COM - Masjid itu berada di bawah kaki bukit.

Dikenal sebagai tempat persemayaman dan menyalatkan jenazah para Adipati.

Itulah Masjid Masjid Pakualaman Girigondo.

Pura Pakualaman memiliki tempat pemakaman tersendiri di Kulonprogo yakni Astana Girigondo yang berada di kawasan perbukitan Desa Kaligintung, Kecamatan Temon.

Tepat di bawah kaki bukit tersebut, terdapat sebuah masjid yang selalu menjadi tempat terakhir persemayaman sementara dan menyalatkan para Adipati kerajaan tersebut sebelum dimakamkan.

Tempat itu tak lain adalah Masjid Pakualaman Girigondo.

Bangunan masjid seluas sekitar 450 meter persegi itu dibangun di atas tanah 5.000 meter persegi.

Perpaduan warna krem, oranye, dan hijau mewarnai permukaan dinding interior dan eksteriornya.

Lambang Pura Pakualaman terpampang besar di atas teras pintu masuk masjid tersebut.

Baca: KBPH Suryodilogo Ziarah ke Makam Leluhur di Girigondo

Sementara di depan masjid itu menjulang tinggi dan kokoh sebuah pohon beringin berukuran cukup besar dengan daun yang lebat dan teduh.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved