Home »

Jawa

Regional

Pabrik Kayu di Magelang Dilalap Si Jago Merah

Api memercik dan menyambar tumpukan kayu di dalam oven yang tengah dalam proses pengeringan.

Pabrik Kayu di Magelang Dilalap Si Jago Merah
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Petugas Damkar Kabupaten Magelang tengah memadamkan api yang berkobar dari dalam pabrik pengeringan kayu milik Yahya Haryoko di Dusun Ngabean, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Minggu (10/6/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik pengeringan kayu milik Yahya Haryoko di Dusun Ngabean, Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 05.10 WIB pagi hari tadi.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Pelaksana Damkar Kabupaten Magelang, Heri Prawoto, mengatakan kebakaran disebabkan oleh dua buah oven pemanas kayu yang disalurkan melalui blower mengalami kesalahan teknis.

Api memercik dan menyambar tumpukan kayu di dalam oven yang tengah dalam proses pengeringan.

"Terjadi kerusakan pada oven, kemudian api membakar seluruh kayu dan sejumlah bagian bangunan pada pabrik pengeringan kayu tersebut," ujar Heri, Minggu (10/6/2018).

Karyawan pabrik berusaha melakukan proses pemadaman, tetapi api berkobar hebat dan sulit dipadamkan.

Pihak damkar Magelang langsung mengirimkan 11 unit mobil pemadam kebakaran dari damkar Kabupaten Magelang untuk memadamkan api.

Petugas langsung melakukan proses pemadaman pada titik api, yakni pada oven yang mengalami kebakaran tersebut. Kurang lebih selama 2 jam, api baru bisa dipadamkan.

"Akibat dari peristiwa kebakaran tersebut, 2 oven pengering kayu terbakar bersama tumpukan kayu yang akan dikeringkan. Dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini" terang Heri.

Sementara itu, Kapolsek Kajoran, Iptu Edy Suryono, mengatakan, penyebab kebakaran tersebut yakni open pemanas kayu yang disalurkan melalui blower api terlalu besar sehingga percikan api masuk ketumpukan kayu yang sedang dikeringkan di dalam oven.

"Api pun semakin membesar kemudian membakar seluruh kayu dan bangunan yang ada dipabrik,” ujar Edy.

Hingga saat ini, TKP kebakaran sendiri masih dalam proses pendinginan.

Dari data yang telah dihimpun, di perkirakan jumlah kerugian yang di derita oleh pemilik pabrik dari peristiwa kebakaran sendiri sekitar Rp.300.000.000.(*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help