Home »

Jawa

Jawa

Jaring Aspirasi, Gus Yasin: Berikan Anak Muda Lapangan Pekerjaan yang Mereka Inginkan

Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengajak sejumlah komunitas dan kalangan anak muda Kabupaten Magelang berbuka puasa bersama

Jaring Aspirasi, Gus Yasin: Berikan Anak Muda Lapangan Pekerjaan yang Mereka Inginkan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, asyik berfoto dan berbincang bersama komunitas anak muda di Kabupaten Magelang, di Kedai Oemahku, Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (10/6). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengajak sejumlah komunitas dan kalangan anak muda Kabupaten Magelang berbuka puasa bersama di Kedai Oemahku, Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (10/6/2018).

Yasin berbincang banyak dengan komunitas dan kalangan anak muda Kabupaten Magelang, khususnya terkait masalah pengangguran, penyediaan lapangan kerja, rumah budaya untuk kegiatan masyarakat, dan potensi di wilayah.

Dikatakannya, saat ini Jawa Tengah memiliki bonus demografi yang terdiri dari anak-anak muda.

Kendati demikian, masih terdapat sejumlah permasalahan, utamanya adalah masalah pengangguran yang masih banyak di perkotaan dan juga perdesaan.

Baca: Ratusan Santri dan Ulama di Magelang Berdoa untuk Kemenangan Ganjar-Yasin

Atas permasalahan tersebut, Yasin pun tak hanya ingin menyediakan lapangan pekerjaan saja, tetapi juga berharap anak-anak muda ini dapat memiliki pekerjaan yang mereka inginkan.

Mereka diminta untuk berpikir kreatif dan mencari potensi yang ada di daerah yang dapat dikembangkan.

"Persentase pengangguran di kota dan desa, sebagian dari anak muda kita. Mereka sebenarnya memiliki niat bekerja tinggi, tetapi mereka masih pilih-pilih pekerjaan. Banyak peluang pekerjaan tak hanya di desa, tetapi kita ingin mengajak berbicara perkerjaan apa yang diinginkan," kata Yasin.

Yasin juga bertemu dengan sejumlah komunitas batik dan ukir di Kabupaten Magelang.

Sebagian besar komunitas yang dia temui mengeluhkan berkurangnya minat masyarakat untuk membatik dan juga mengukir.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help