Kesehatan

Ini Manfaat Puasa pada Anak

Kondisi otak pada anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, otak pada anak berkembang pesat, dengan berpuasa kondisi lebih dipercepat lebih baik.

Ini Manfaat Puasa pada Anak
kompasiana
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Puasa tidak hanya menyehatkan tubuh, namun puasa juga memiliki pengaruh yang positif terhadap kerja otak dengan membentuk struktur otak baru.

Puasa menjadikan manusia dengan pikiran lebih baik karena puasa bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat, mengurangi kematian sel-sel saraf, bahkan dalam tingkatan tertentu bisa meregenerasi sel-sel saraf otak.

Lalu bagaimana puasa dapat membentuk struktur otak baru pada anak?

Dokter Spesialis Anak RS JIH, Agung Triono SpA(K) menyampaikan, ada kaitan puasa dengan otak yang sangat berhubungan, karena puasa dampaknya tidak hanya pada tubuh tetapi juga pada otak, terlebih pada anak-anak.

Karena anak masih dalam fase pertumbuhan yang sangat pesat di mana otak berkembang pesat sampai usia dua tahun, sedangkan pada usia lima tahun ke atas jaringan sinaptik berkembang sangat pesat.

"Nah sinaptik ini yang menghubungkan sel otak satu dengan sel otak lainnya. Dan ini juga akan mendapat dampak yang baik dari puasa," ujar Agung pada Sabtu (9/6/2018).

Kondisi otak pada anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, otak pada anak berkembang pesat, dengan berpuasa kondisi lebih dipercepat lebih baik.

Karena pada saat puasa, energi dalam bentuk gula berkurang, sehingga diganti menggunakan lemak, kemudian lemak dibongkar oleh tubuh menjadi energi yang hasilnya berupa keton.

"Nah keton inilah yang memberi dampak baik bagi otak, pertumbuhan otak lebih pesat, jadi sel-sel otaknya akan mengalami perkembangan lebih pesat, jaringan sinaptiknya semakin banyak tumbuhnya sehingga fungsinya meningkat," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help