Bayi Tabung

Biaya Cukup Mahal, Banyak Masyarakat Masih Enggan Aplikasikan Program Bayi Tabung

Biaya Cukup Mahal, Banyak Masyarakat Masih Enggan Aplikasikan Program Bayi Tabung

Biaya Cukup Mahal, Banyak Masyarakat Masih Enggan Aplikasikan Program Bayi Tabung
sardjitohospital.co.id
RSUP Dr Sardjito Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Menurut hasil penelitian, setidaknya 20 persen dari keseluruhan pasien dengan ganguan kesuburan memerlukan untuk melakukan program bayi tabung untuk dapat meneruskan keturunannya.

Namun demikian, fakta di lapangan menunjukan saat ini masih minim masyarakat yang melakukan program bayi tabung guna mendapatkan momongan.

Kepala Instalasi Kesehatan Reproduksi RSUP dr Sardjito, dr Shofwal Widad SpOG (k) menuturkan selama ini pasien dengan ganguan kesuburan masih minim yang melakukan program bayi tabung.

"Memang untuk yang datang melakukan program bayi tabung jauh lebih sedikit karena faktor ketidaktahuan, atau merasa sangat mahal di luar jangkauan," jelas Shofwal, Sabtu(9/6/2018)

Padahal menurutnya, untuk sekarang program bayi tabung sudah bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau, setidaknya dapat dilakukan untuk masyarakat kelas menengah.

"Kalau kita hitung mulai dari awal program yang terdiri 10 tahapan, rata-rata butuh biaya Rp 50 juta, dan butuh waktu 16 hari untuk 10 tahapan tersebut," imbuh Shofwal.

Lebih lanjut, menurutnya masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi mengenai kapan waktu yang dirasa sesuai untuk harus datang ke dokter guna mengkonsultasikan mengenai program bayi tabung.

Sebab, ada beberapa faktor yang mengharuskan pasangan akhirnya harus menggunakan program bayi tabung untuk bisa mendapatkan keturunan.

Beberapa faktor tersebut antara lain jika kedua saluran telur buntu dan tidak bisa dilewati, sperma terlalu sedikit kuantitas dan kualitasnya, pasien merupakan pengidap Endometriosis dan jika pasangan sudah melakukan berbagai metode untuk program kehamilan namun tetap tidak berhasil.

Faktor-faktor keadaan tersebutlah yang akan direkomendasikan kepada pasangan dengan ganguan kesuburan untuk melakukan program bayi tabung guna mendapatkan momongan. (tribunjogja)

Penulis: Rizki Halim
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved