ADVERTORIAL

Pemkab Gunungkidul Siap Sambut Pemudik dan Wisatawan

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul siap menyambut pemudik maupun wisatawan yang akan pulang kampung dan berwisata di Gunungkidul.

Pemkab Gunungkidul Siap Sambut Pemudik dan Wisatawan
Dok Humas Pemkab Gunungkidul
Bupati Gunungkidul, Badingah( tengah) memaparkan persiapan menyambut pemudik dan wisatawan pada Lebaran 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul siap untuk menyambut pemudik maupun wisatawan yang akan pulang kampung dan berwisata di kabupaten paling timur di DIY tersebut.

Selain telah melakukan sejumlah perbaikan jalur mudik dan wisata, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan layanan kesehatan.

" Persiapan kami berupa penyiapan jalur, membuat pos pengamanan dan pelayanan, untuk jalur alternatif ada 4 jalur yaitu pintu masuk utara ada tiga jalur alternatif, pintu masuk barat 5 jalur, pintu masuk timur 3 jalur, dan jalur alternatif arah balik pantai tiga jalur," katanya Bupati Gunungkidul, Badingah, Kamis(7/6/2018) malam.

Untuk pengamanan jalur mudik dan wisata, menurut Badingah, pemerintah daerah dan instansi terkait sudah menyiapkan 13 pos Pengamanan.

" Total ada 13 titik Pos, yaitu Pos Mandiri sejumlah 5 Pos Pam yaitu pos Induk Dishub Gunungkidul, Patuk, Siyono, Terminal Semin, jalan Baron, dan 8 Pos Terpadu berada di Terminal Dhaksinarga Selang, Pasar Argosari, Bejiharjo Pindul, Tanjakan Kukup, JJLS, Pantai Pulangsawal, Tepus, Pule/ Mulo," jelasnya.

Sementara itu terkait dengan layanan masyarakat, menurut Badingah, Pemkab Gunungkidul memastikan akan tetap memberikan pelayanan secara maksimal.

Bupati melalui Surat edaran Bupati Gunungkidul nomor 003/2533 tertanggal 5 Juni 2018 sudah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan tupoksi masing-masing.

" Bagi perangkat daerah kerja yang mempunyai fungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat, antara lain rumah sakit, puskemas, unit kerja yang memberikan pelayanan lampu lalu lintas, perhubungan, penanggulangan bencana dan kebakaran, ketertiban, kebersihan, dan pelayanan lain yang sejenis, pimpinan Perangkat Daerah/ Unit kerja yang bersangkutan agar mengatur penugasan," imbuhnya. (adv)

Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved