Bantul

PDAM Bantul Pastikan Produksi Air di Musim Kemarau Aman

Memasuki musim kemarau, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantul memastikan suplai air untuk para pelanggan di Bantul akan tetap terjaga.

PDAM Bantul Pastikan Produksi Air di Musim Kemarau Aman
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Memasuki musim kemarau, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantul memastikan suplai air untuk para pelanggan di Bantul akan tetap terjaga.

Bahkan sampai kurun waktu lima tahun mendatang, PDAM mengklaim aliran air di wilayah Bantul tidak mengalami masalah.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Bantul, Yudi Indarto mengatakan, kondisi air PDAM untuk wilayah Bantul sekarang ini mengalami iddle (aman).

“Kami pastikan tidak ada gangguan saat musim kemarau nanti,” kata Yudi usai kembali dilantik sebagai Dirut PDAM di Ruang Bupati Bantul, Jumat (8/6/2018).

Kondisi idle terjadi karena produksi air PDAM Bantul 317 liter per detik melebihi pemenuhan kebutuhan air.

Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan air sekitar 31,7 ribu pelanggan sementara pelanggan PDAM di Bantul saat ini sekitar 29 ribu.

Artinya, ada kelebihan suplai untuk dua ribu pelanggan.

Menurut Yudi, PDAM Bantul masih mendapat jatah dari Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) yang dikelola regional Provinsi DIY.

Dari jatah SPAM Regional ini Bantul mendapat 150 liter per detik dari kuota 700 liter per detik yang tersedia.

Produksi 150 liter per detik itu bisa mencukupi kebutuhan 15 ribu pelanggan.

“Tidak perlu khawatir perihal ketersediaan air selama musim kemarau nanti. Kita pastikan aman. PDAM Bantul juga berkomitmen dalam menjaga pelayanan kepada pelanggan melalui mekanisme aduan jika ada gangguan. Laporkan kepada kami maka akan segera kami respon,” kata Yudi.

Sementara itu di kesempatan terpisah, Dwi Daryanto selaku Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyediakan anggaran Rp 75 juta untuk suplai bantuan air di musim kemarau nanti.

Dwi menggaransi, bantuan air akan diberikan selama ada permintaan dari warga.

“Silahkan ajukan permintaan bantuan air kepada kami maka akan segera kita respon dengan droping air. Jika hari ini mengajukan, besok atau lusa langsung kita berikan bantuan air. Kita juga menggandeng perangkat desa terkait pemetaan daerah yang butuh bantuan air,” kata Dwi. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help