Kota Yogyakarta

Rangkaian Kegiatan Bulan Pancasila 'Kita Pancasila' di DIY Akan Digelar Hingga Agustus Mendatang

Rangkaian kegaiatan bulan Pancasila sendiri sudah dimulai pada 1 Juni lalu dengan dilaksanakan upacara

Rangkaian Kegiatan Bulan Pancasila 'Kita Pancasila' di DIY Akan Digelar Hingga Agustus Mendatang
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Jumpa pers Bulan Pancasila yang dilaksanakan di kantor Gubernur DIY, Rabu (6/6/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guna membumikan kembali nilai Pancasila, khususnya di DIY, rangkaian kegiatan Bulan Pancasila dengan mengusung tajuk 'Kita Pancasila' digelar sejak 1 Juni hingga bulan Agustus mendatang.

Bulan Pancasila 'Kita Pancasila' sendiri diinisiasi oleh Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gadjah Mada (PP Kagama), Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII), dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) DIY.

Rangkaian kegaiatan bulan Pancasila sendiri sudah dimulai pada 1 Juni lalu dengan dilaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Beberapa kegiatan lain seperti bersih-bersih masjid, dhahar kembul bersama Sri Sultan Hemengku Buwono X, workshop Pancasila, beberapa lomba yang berhubungan dengan Pancasila dan akan ditutup dengan malam puncak Anugrah Kita Pancasila.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berharap agar event ini dapat mengakomidir masyarakat dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan agar dapat membaur menjadi satu.

"Bulan Pancasila sengaja kita desain sebagai peristiwa budaya dari kita dan untuk kita, peristiwa ini jangan sampai memisahkan pejabat dan masyarakatnya, kita akan terus mendukung ideologi negara," kata Ngarsa Dalem, Rabu (6/6/2018).

Senada, Rektor UGM, Panut Mulyono, menuturkan untuk dapat kembali menanamkan ideologi Pancasila haruslah dilakukan dengan menyesuaikan dengan kebutuhan zaman.

Sebagai contoh, dengan karakter masyarakat yang didominasi remaja milenial, maka menanamkan kembali ideologi pancasila menurutnya jangan dilakukan dengan cara yang konservatif.

"Remaja milenial harus ditanamkan ideologi Pancasila dengan cara-cara praktis, yang tidak banyak teorinya, tapi dengan langsung diberikan praktek dengan nilai-nilai luhur Pancasila," tandas Rektor UGM. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help