Jawa

Panwaskab Magelang Luncurkan Keluarga Anti Money Politic

Ratusan warga Kabupaten Magelang yang terpilih menjadi kader Keluarga Anti Money Politics bersama-sama mendeklarasikan diri anti politik uang

Panwaskab Magelang Luncurkan Keluarga Anti Money Politic
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Ratusan warga Kabupaten Magelang yang terpilih menjadi kader Keluarga Anti Money Politics bersama dengan Pjs Bupati Magelang, Kapolres Magelang, Dandim 0705/Magelang, Kajari Magelang, Banwaslu Jawa Tengah, Panwaskab Magelang, segenap Panwascam di Kabupaten Magelang, mendeklarasikan diri anti politik uang atau money politics, Rabu (6/6/2018) sore tadi di Balkondes Ringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan warga Kabupaten Magelang yang terpilih menjadi kader Keluarga Anti Money Politics bersama-sama mendeklarasikan diri anti politik uang atau money politics, Rabu (6/6/2018) sore tadi di Balkondes Ringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Bersama dengan Pjs Bupati Magelang, Kapolres Magelang, Dandim 0705/Magelang, Kajari Magelang, Banwaslu Jawa Tengah, Panwaskab Magelang, segenap Panwascam di Kabupaten Magelang, mereka menyatakan sikap untuk menolak dengan tegas segala bentuk politik uang pada Pilkada 2018 ini.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwas) Kabupaten Magelang, M Habib Shaleh, menuturkan, sebanyak 100 orang tersebut dipilih menjadi kader Keluarga Anti Politik Uang atau Money Politic.

Mereka bertugas untuk mengajak keluarga dan masyarakat di lingkungan mereka untuk menolak politik uang atau money politic.

Hal ini demi mewujudkan Pilkada 2018 di Kabupaten Magelang, yang bersih dan terbebas dari politik uang.

Baca: Oknum Kepala Dusun di Magelang Ditegur Karena Hadiri Kampanye Salah Satu Paslon

"Sebanyak 100 orang warga ini semua bersepakat menjadi kader keluarga anti money politic. Mereka mendeklarasikan diri menolak politik uang dan mengajak keluarga dan lingkungan mereka untuk tidak menerima politik uang," kata Habib, Rabu (6/6/2018) saat peluncuran Keluarga Anti Money Politic tadi di Balkondes Ringin Putih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Habib mengatakan, selain 100 kader Keluarga Anti Money Politics, akan ada 50 orang kader di setiap TPS yang juga akan bergabung sebagai keluarga anti money politics di 2.629 TPS di Kabupaten Magelang.

Seluruh kader bersama-sama mengajak masyarakat datang ke TPS menggunakan hak suaranya dan tidak menerima money politics demi mensukseskan dan mewujudkan Pilkada yang bersih dari Politik uang.

"Kami berharap gerakan Keluarga Anti Money Politic ini menjadi bola salju, yang semakin lama akan semakin besar. Peluncuran keluarga anti money politic, meeupakan salah satu rangkaian program panwaskab untuk sukseskan pilkada san mencegah anti money politics," ujarnya.

Baca: Pilkades Serentak Harus Tanpa Money Politic

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help