PSIM Yogyakarta

Kedalaman Skuat PSIM Yogya Musim Ini Dinilai Masih Timpang

Hal tersebut diakui Bona seusai timnya menjalani beberapa kali uji coba 'Safari Ramadan' di jeda kompetisi Liga 2 2018 ini.

Kedalaman Skuat PSIM Yogya Musim Ini Dinilai Masih Timpang
Tribun Jogja/Bramasto Adhy
Pemain PSIM merayakan gol saat melawan Persiba Balikpapan, di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Selasa (15/5/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSIM Yogya, Bona Simanjuntak, menyoroti kedalaman skuatnya yang masih timpang.

Hal tersebut diakui Bona seusai timnya menjalani beberapa kali uji coba 'Safari Ramadan' di jeda kompetisi Liga 2 2018 ini.

Menurutnya, meski secara tim para pemain dapat menunjukkan progres yang positif namun hal kedalaman skuat masih timpang lantaran peningkatan performa tidak ditunjukkan semua pemain, terutama penampilan pemain lapisnya yang masih sulit bersaing dengan pemain utama.

"Perkembangan pemain reguler yang biasa tampil di kompetisi sebenarnya sudah cukup bagus. Tapi ketika dibandingkan dengan pemain lain ternyata belum sesuai harapan," kata Bona Simanjuntak.

Diharapkan Bona, para pemain lapis dapat bersaing dengan pemain utama, agar tercipta suasana kompetitif yang sehat antar lini. Sayang, sejauh ini penampilan para pemain lapisnya belum sesuai yang ia harapkan.

Padahal, kesempatan bermain yang sama diberikan pada semua pemain pada laga uji coba di jeda kompetisi ini guna meningkatkan performa tiap individu.

Bona memberikan gambaran, pada beberapa laga uji coba terakhir melawan tim lokal, ia mencoba mengkombinasikan pemain inti yang dipadukan beberapa pemain lapis, dan hasilnya cukup apik.

Namun pada babak kedua sewaktu pemain inti ditarik keluar, penampilan tim menurun drastis.

Tak dipungkiri Bona, permainan yang ditunjukkan pemain pelapis memang perlu ditingkatkan. Untuk itu, pihaknya berharap agar para pemain pelapis melakukan introspeksi diri.

"Kami sebenarnya berharap agar pemain pelapis ini bisa bersaing agar pemain inti tak boleh nyaman di posisi aman. Dengan kondisi seperti ini, pemain pelapis harus meningkatkan performa dan lebih giat dalam berlatih. Tak boleh hanya sekadar menjalani latihan tapi harus bisa memperbaiki kesalahan," ungkap Bona.

Disisi lain, manajer PSIM Yogya, Erwan Hendarwanto mengaku dari waktu ke waktu penampilan Hendika Arga dan kolega memang menunjukkan grafik peningkatan, terutama di dua laga terakhir kompetisi kala menjungkalkan Persegres Gresik dan juga Persiba Balikpapan.

Meski demikian, Erwan mengaku tidak ingin berpuas diri lantaran masih ada tanggungan defisit poin yang harus segera dilunasi.

Untuk itu, evaluasi diakuinya memang dibutuhkan terutama kedalaman skuat yang masih timpang.

"Skuat inti memang terlihat lebih stabil ketika bermain di ujicoba. Kelemahan ada pada pemain pelapis yang terlihat masih belum konsisten. Padahal menu latihan yang diberikan sama. Ini masih kami pelajari lebih lanjut dengan jajaran pelatih," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved