Kulonprogo

Volume Kendaraan Pemudik yang Melintasi Kulonprogo Diperkirakan Naik 10 Persen

Peningkatan jumlah kendaraan melintas di Kulonprogo hingga 10 persen diprediksi bakal terjadi musim arus mudik dan balik Lebaran 2018 ini.

Volume Kendaraan Pemudik yang Melintasi Kulonprogo Diperkirakan Naik 10 Persen
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pengguna jalan melintasi Jembatan Bantar di Jalan Wates, Bantul, DI yogyakarta, Senin (28/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Peningkatan jumlah kendaraan melintas di Kulonprogo hingga 10 persen diprediksi bakal terjadi musim arus mudik dan balik Lebaran 2018 ini.

Puncak kepadatan arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran.

Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kulonprogo, Hera Suwanto mengatakan masa libur Lebaran tahun ini cenderung lebih panjang dibanding tahun lalu.

Hal ini diprediksi akan mengakibatkan terjadinya peningkatan volume kendaraan yang melintas di Kulonprogo antara 5-10 persen saat musim Lebaran dengan mayoritas berupa kendaraan keluarga.

Kemungkinan terjadi penumpukan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat di beberapa titik.

Seperti di titik persimpangan wilayah Pasar Glaheng, simpang Satradar Congot, maupun simpang Pangkalan, Sindutan.

"Nanti ada petugas yang berkeliling mengurai kemacetan. Polres Kulonprogo akan membantu dan mendirikan pos pantau dan pos jaga di objek wisata dan jalur rawan," kata Hera, Senin (4/6/2018).

Sejumlah rekayasa lalu lintas akan dilakukan Dishub bersama Forum Lalu Lintas untuk mengakali kondisi sarana dan prasarana angkutan dan lalu lintas di Kulonprogo yang belum optimal.

Dilakukan juga pemasangans ejumlah rambu dan marka seperti banner peringatan di delapan titik perintasan sebidang kereta api tanpa penjaga maupun palang pintu.

Rambu pengatur 'ke kiri jalan terus' juga akan dipasang di simpang tiga Milir Pengasih bagi kendaraan dari arah timur yang hendak menuju area Wates.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help