Lifestyle

Orangtua Perlu Tahu 6 Mitos Seputar Empeng Berikut

Salah satu efek buruk bayi yang gemar memakai empeng adalah jadi ketergantungan dan juga merusak susunan gigi anak.

Orangtua Perlu Tahu 6 Mitos Seputar Empeng Berikut
thinkstock
Ilustrasi empeng 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagian besar bayi yang rewel menjadi lebih anteng setelah diberi dot atau empeng.

Namun demikian, kebanyakan dokter tak merekomendasikan pemberian empeng.

Salah satu efek buruk bayi yang gemar memakai empeng adalah jadi ketergantungan dan juga merusak susunan gigi anak.

Ketahui apa saja mitos seputar empeng dan mana faktanya.

Dikutip dari laman Fatherly, berikut enam mitos tersering soal empeng.

1. Mitos: Aturan ‘baru 5 detik’ bisa diterapkan pada empeng

Empeng bisa kotor karena sering terjatuh ke lantai.

Baca: Misteri Lempeng Karet Cipetir yang Tersapu Hingga Eropa, Membuat Geger Dunia

Jika dot ini jatuh ke lantai, hanya beberapa detik saja patogen dapat menempel ke bahan plastik.

Beberapa orangtua menganggap sedikit paparan kuman dapat membantu meningkatkan sistem imun.

Sehingga ada yang menerapkan aturan "baru 5 detik" saat empeng jatuh dan cukup mengelap dengan tisu atau membilas dengan air sebelum diberikan lagi ke anak.

Halaman
1234
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help