Kulonprogo

Sokong Keselamatan Perjalanan KA, Perlintasan Sebidang Josutan Ditutup

Untuk keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat, penutupan perlintasan itu juga lantaran sekarang sudah ada jalan tembus bawah (underpass).

Sokong Keselamatan Perjalanan KA, Perlintasan Sebidang Josutan Ditutup
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Dua ruas perlintasan kereta api (KA) sebidang tanpa palang pintu di Pedukuhan Josutan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI Yogyakarta, Jumat (1/6/2018) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua ruas perlintasan kereta api (KA) sebidang tanpa palang pintu di Pedukuhan Josutan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih ditutup oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops VI Yogyakarta, Jumat (1/6/2018) siang.

Hal ini dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas kereta api dan menjamin keselamatan masyarakat.

Titik perlintasan itu berada di kilometer 51,57 dan 51,23 antara petak jalur Stasiun Wates dan Kedundang.

Baca: KAI Siap Hadapi Mudik Lebaran

Penutupan dilakukan dengan pemasangan palang besi baja dan dilas secara permanen oleh petugas.

Selain untuk keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat, penutupan perlintasan itu juga lantaran sekarang sudah ada jalan tembus bawah (underpass).

Lokasinya tak jauh dari perlintasan itu dan bisa digunakan oleh masayrakat untuk melintas.

"Bahkan, underpass juga bisa dilewati oleh mobil. Sudah selayaknya masyarakat menggunakannya. Ini sebagai solusi sehingga perlintasan kemudian ditutup," kata Kepala Administrasi Urusan Resor PT KAI Daops VI, Yonatan Ary.

Perlintasan liar diketahui memang banyak terdapat di sepanjang jalur KA antara Stasiun Wates hingga Stasiun Wojo (Purwodadi) meski belum bisa ditutup seluruhnya.

Baca: KAI Waspadai 364 Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Kondisi ini tentu saja membawa potensi risiko kecelakaan yang cukup besar mengingat lalu lintas kereta di jalur tersebut cukup tinggi.

Yonatan mengatakan setiap 30 menit setidaknya ada satu rangkaian kereta yang melintas di jalur itu pada kondisi normal.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help