Kota Yogyakarta

Dishub Kota Yogyakarta Bakal Lakukan Pengawasan Terkait Tarif Parkir saat Libur Lebaran

Tarif parkir tersebut sudah diatur pada Perda No 4 Tahun 2016 dan Perda No 5 Tahun 2017.

Dishub Kota Yogyakarta Bakal Lakukan Pengawasan Terkait Tarif Parkir saat Libur Lebaran
tribunjogja/rendikaferrik
Sirip-sirip parkir Malioboro ditertibkan dari parkir liar, tepatnya di depan Hotel Mutiara,Dagen, Malioboro, Selasa (5/4). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tarif parkir di wilayah kota Yogyakarta telah ditetapkan yakni sebesar Rp1000 untuk motor, sementara untuk mobil Rp2000. 

Tarif parkir tersebut sudah diatur pada Perda No 4 Tahun 2016 dan Perda No 5 Tahun 2017.

Namun untuk tempat parkir tertentu, dikenakan tarif parkir progresif.

Untuk mengantisipasi kenaikan tarif parkir saat jelang lebaran, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan melakukan pengawasan.

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Yogyakarta, Imanudin Aziz, mengatakan selain melakukan pengawasan pihaknya juga akan melakukan penertiban pada juru parkir nakal.

"Tarif kan memang sudah sesuai Perda, motor Rp1.000 sementara mobil Rp2.000. Sementara di beberapa tempat berlaku tarif progresif, nanti jam selanjutnya kenaikan 50% seperti di Senopati," kata Aziz pada Tribun Jogja, Minggu (27/5/2018).

"Terkait lebaran tarif tentu tidak naik. Nah ini yang perlu diwaspadai. Kami akan lakukan pengawasan dan penindakan pada jukir yang nakal, dan jukir yang ilegal. Lebaran tahun lalu kami mengamankan 9 jukir liar, sementara yang operasi gabungan Kamis (24/5/2018) kami mengamankan 2 jukir liar," tambahnya.

Untuk melakukan pengawasan dan penindakan tersebut, Aziz mengatakan akan berkoordinasi dengan intansi terkait.

Aziz menjelaskan ada beberapa titik di Kota Yogyakarta yang tidak hanya berpotensi parkir liar dan kenaikan tarif parkir.

"Ada beberapa titik yang kemuian jadi tempat parkir liar, dan berpotensi kenaikan tarif. Seperti siri-sirip Malioboro, Jalan Pasar Kembang, pintiu masuk stasiun itu. Lalu kemudian nol km.Selain daerah itu, ada Jl Urip Sumoharjo, Jl prof Yohanes, Jl C. Simanjuntak, dan Jl Mangkubumi," jelas Aziz.

Kepada juru parkir resmi, ia mengimbau untuk melakukan kewajibannya dan mentaati peraturan yang ada.

Ia menegaskan tarif parkir harus sesuai dengan perda, tidak boleh ada kenaikan. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved