Bantul

Dinkes Bantul Fokus Siagakan Tim Medis di Imogiri dan Dlingo

Pos kesehatan ini akan dipusatkan hanya di beberapa lokasi strategis dan paling banyak membutuhkan bantuan penanganan medis bersifat darurat.

Dinkes Bantul Fokus Siagakan Tim Medis di Imogiri dan Dlingo
internet
pemkab bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan Bantul berencana menyiagakan posko kesehatan di masa libur lebaran tahun ini.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penempatan pos kesehatan ini akan dipusatkan hanya di beberapa lokasi strategis dan paling banyak membutuhkan bantuan penanganan medis bersifat darurat.

“Fokus kita ada di jalur wisata dan jalur mudik, seperti Imogiri - Dlingo sepanjang jalur wisata akan mendapat penanganan lebih. Juga daerah Gabusan yang dilewati jalur utama dari arah Kota Yogyakarta. Kita perbanyak pos kesehatan di sana,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Maya Sintowati Pandji, Jumat (25/5/2018).

Jalur Imogiri - Dlingo menurut Maya menjadi salah satu daerah rawan.

Berpengalaman tahun sebelumnya, sempat terjadi kecelakaan di daerah tersebut.

Oleh sebab itu, keberadaan pos kesehatan di sana sangatlah penting.

Juga Gabusan, yang merupakan akses utama yang dilewati para wisatawan yang jumlahnya akan cukup banyak.

Strategi pemusatan lokasi pos ke daerah rawan ini dilakukan Maya demi efisiensi tenaga medis dan efektifitas penanganan.

“Daripada kita sebar merata. Karena beberapa titik memang jarang terjadi perisitiwa yang butuh respon cepat medis. Sementara beberapa titik butuh penanganan ekstra, seperti daerah Dlingo - Imogiri ini,” kata Maya.

Meski demikian, Maya sudah menginstruksikan ke semua puskesmas di Bantul untuk bersiaga penuh selama masa arus mudik.

Tenaga medis dan peralatan wajib disiagakan.

Terutama di periode setelah Hari Raya Idul Fitri yang biasanya ramai oleh wisatawan.

Puskesmas strategis seperti Puskesmas Sewon juga mendapat instruksi khusus.

“Nanti kita juga ada koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait termasuk Dinas Perhubungan dan juga Polres Bantul terkait mekanisme penanganan medis dan titik-titik mana saja yang perlu di tempat pos medis. Supaya penanganan di lapangan lebih maksimal. Ambulans juga kita siagakan,” kata Maya. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved