Internasional

Hampir Sekujur Tubuhnya Penuh Luka karena Penyakit Langka, Maya Tetap Optimis Jadi Model

Maya Spencer-Berkeley menderita penyakit langka yang membuat hampir sekujur tubuhnya berbekas luka dan sangat mudah tergores.

Hampir Sekujur Tubuhnya Penuh Luka karena Penyakit Langka, Maya Tetap Optimis Jadi Model
www.instagram.com/mbajsb
Model Maya Spencer Berkeley derita penyakit langka. 

TRIBUNJOGJA.COM - Maya Spencer-Berkeley menderita penyakit langka yang disebut Epidermolysis Bullosa (EB), di mana hampir sekujur tubuhnya terdapat bekas luka dan sangat mudah tergores.

Epidermolysis Bullosa (EB) adalah sebuah kumpulan kondisi kulit genetik langka, yang menyebabkan kulit melepuh dan tergores bahkan dari sentuhan kecil sekalipun.

Menurut wawancara Maya bersama laman BRICKS Magazine, hanya ada sekitar 500 ribu penderita penyakit langka ini di dunia.

Bagaimana Maya menjalani kehidupannya dengan penyakit ini?

"Aku sangat malu dengan kulitku saat aku remaja. Aku melakukan segalanya untuk menutupinya," ungkapnya.

Maya mengatakan, itu mungkin adalah saat terberat di hidupnya.

Di mana tak seorangpun memahami soal penyakitnya.

Maya mengungkapkan pengalaman menyedihkan saat berada di bangku sekolah.

"Aku berada di kelas Design & Technology. Aku berbicara dengan seseorang dan menunjukkan tanganku," katanya.

Maya melanjutkan, "Lalu, teman kelas lain datang dan melihat kulit tanganku. Mereka lalu pergi ke belakang dan berbicara dengan yang lain, "Errr! Lihat tangannya!"

Halaman
12
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved