Travel

Patung GWK Diharapkan Menjadi Kebanggaan Bangsa

Didukung dengan pemandangan alam yang indah di sekelilingnya, patung GWK ini akan menambah destinasi pariwisata di Bali.

Patung GWK Diharapkan Menjadi Kebanggaan Bangsa
ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Pekerja menggarap pemasangan Mahkota Dewa Wisnu yang merupakan bagian dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Ungasan, Badung, Bali, Minggu (20/5/2018). Mahkota Dewa Wisnu tersebut merupakan modul ke-529 dari total 754 modul yang terpasang di patung setinggi 121 meter yang ditargetkan selesai pada Agustus 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM, JIMBARAN - Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang tingginya mencapai 121 meter diharapkan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika dapat menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia.

"Hari ini merupakan momen sejarah yang penting, akhirnya patung GWK mendekati proses penyelesaian," kata Pastika saat menyampaikan sambutan usai persembahyangan serangkaian ritual Pasupati pemasangan mahkota Dewa Wisnu pada patung GWK di Jimbaran, Badung, Minggu (20/5/2018).

Baca: Misteri Patung-patung Raksasa Berwajah Aneh di Lembah Bada Sulawesi

Perjuangan yang panjang, baik material, spiritual, moral serta berbagai tantangan yang ada, akhirnya dengan komitmen yang kuat dan teguh dapat mewujudkan patung GWK.

Dia mengemukakan, pengerjaan patung yang merupakan mahakarya dari seniman Bali, Nyoman Nuarta tersebut melibatkan banyak seniman lainnya yang tidak hanya dari Bali tapi juga dari daerah lainnya di Indonesia sehingga patung ini akan menjadi mahakarya luar biasa dari anak bangsa.

"Cita-cita kita bersama akhirnya bisa tercapai, ini merupakan karya luar biasa. Ini akan jadi kebanggaan rakyat Bali, kebanggaan Bangsa Indonesia, semoga tahapan ke depannya berjalan lancar sesuai dengan harapan kita bersama," ujar Pastika.

Sementara itu, pemrakarsa patung GWK, Nyoman Nuarta juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak sehingga mahakarya ini mendekati tahap penyelesaian.

Sebagai pematung yang karya-karyanya tersebar di berbagai negara, dia merasa berkewajiban melahirkan karya besar untuk tanah kelahirannya.

Didukung dengan pemandangan alam yang indah di sekelilingnya, patung GWK ini akan menambah destinasi pariwisata di Bali.

Baca: Yoni Jumbo Sudah 95 Tahun di Berbah. Pernah Ada Patung, Tapi di Mana?

GWK bermula dari gagasan Nyoman Nuarta bersama Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Joop Ave dan peletakan batu pertamanya dilaksanakan di kawasan taman kebudayaan di Bukit Ungasan Jimbaran pada tahun 1997.

Hingga Mei 2018, pembangunan GWK telah mencapai 70 persen dan berdasarkan pemasangan modul-modul GWK akan selesai pada Agustus 2018.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help