Kota Yogyakarta

Berjualan Sejak 1975, Lapak Buah Nangka di Kotabaru Ini Kebanjiran Pembeli Saat Ramadan

Lapak buah Nangka Pangadi mungkin menjadi yang terlama berdiri di Yogyakarta. Sejak tahun 1975 lapak ini sudah menjual buah nangka.

Berjualan Sejak 1975, Lapak Buah Nangka di Kotabaru Ini Kebanjiran Pembeli Saat Ramadan
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Lapak Buah Nangka Pangadi di Jalan Suroto Kotabaru Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beragam kuliner untuk menu takjil buka puasa menjadi favorit saat Ramadan.

Satu di antaranya es buah dan es dawet.

Penjual es buah maupun es dawet hampir tak melewatkan buah nangka sebagai satu di antara isiannya.

Seorang lapak penjual buah nangka di Yogyakarta yang sudah berjualan puluhan tahun adalah milik pasangan Pangadi dan Sukarni yang berada di Jalan Suroto Kotabaru.

Ditemui di lapak ini, Pangadi bercerita, bahwa lapak ini awalnya dikelola oleh Siti Utomo orang tuanya, lalu ia teruskan.

Lapak buah Nangka Pangadi mungkin menjadi yang terlama berdiri di Yogyakarta.

Sejak tahun 1975 lapak ini sudah menjual buah nangka.

Ramadan menjadi bulan yang memberi rezeki tambahan bagi penjual buah nangka seperti Pangadi ini.

Namun tentu saja, ia selalu berusaha mencari buah nangka yang kualitasnya bagus agar para pelanggan bertahan tetap membeli buah nangka di tempatnya.

Bila Ramadan seperti ini, penjualan nangka di tempatnya mengalami peningkatan.

Dalam sehari, 30 hingga 40 butir nangka bisa ia jual.

Sementara saat hari biasa sehari hanya sekitar 20 hingga 25 butir.

Menurut Pangadi, naiknya permintaan tak lepas dari banyaknya pedagang kuliner Ramadan, terutama penjual es buah dan es dawet yang memang menjadikan buah nangka sebagai naskah satu isian.

"Banyak yang langganan beli di sini. Belinya ngga banyak banyak rata rata 1 Kilogram buat campuran. Kita kalau puasa buka dari 1 siang sampai habis, kalau hari biasa buka dari jam 9 pagi," terang Pangadi. (*)

Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help