Inovasi Kebencanaan

UGM Luncurkan Dua Inovasi Sistem Kebencanaan

Fakultas Geografi dan Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada Jumat ini (18/05/2018) meluncurkan dua inovasi terbaru.

UGM Luncurkan Dua Inovasi Sistem Kebencanaan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Anggri Setiawan (kiri) dan Nugroho Christanto (kanan) mendemonstrasikan penggunaan alat Sipendil di UGM, Jumat (18/05/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Fakultas Geografi dan Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada Jumat ini (18/05/2018) meluncurkan dua inovasi terbaru.

Keduanya adalah aplikasi GOTRO dari PSBA dan Sistem Peringatan Dini Longsor atau Sipendil dari Fakultas Geografi.

Peluncuran dilakukan di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur, Sleman.

Aplikasi GOTRO (Gotong Royong) adalah aplikasi di ponsel yang memberikan informasi terkait penanganan warga saat tanggap darurat dan pascabencana.

"GOTRO kita kembangkan awal 2018 ini dan sudah diresmikan di Padang, Sumatera Barat," kata Anggri Setiawan, Ketua Tim Pengembang GOTRO.

Baca: PLN Berikan Promo Diskon Biaya Penyambungan Hingga 50 Persen Selama Bulan Ramadan

Sementara Sipendil terdiri atas satu rangkaian peralatan sederhana namun sangat bermanfaat untuk memberikan peringatan kepada warga tentang adanya tanda-tanda longsor.

Peringatan tersebut ditandai dengan alarm yang berbunyi saat hujan deras terjadi.

"Alatnya sudah kita uji coba di Wonosobo tahun 2012. Sampai sekarang masih digunakan di sana," jelas Nugroho Christanto yang mengembangkan Sipendil bersama Anggri Setiawan.

Kepala PSBA UGM Dr. Djati Mardianto mengapresiasi tinggi atas adanya dua inovasi ini. '

Ia pun menyatakan saat ini sedang berupaya untuk bekerjasama dengan BNPB agar dua produk ini bisa digunakan secara massal.

"Semoga dua produk ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama di daerah rawan bencana," ujar Djati.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help