Home »

DIY

» Sleman

Sleman

Pemkab Sleman Data Pedagang Pasar Ramadan

Agar pedagang tetap rapi dan tidak mengganggu lalu lintas, maka sebelumnya pedagang harus sudah terdata terlebih dahulu di Disperindag Sleman.

Pemkab Sleman Data Pedagang Pasar Ramadan
Pemkab Sleman

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM - Guna menata agar pedagang tetap rapi dan tertib dalam menjajakan dagangannya menjelang berbuka puasa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman melakukan pendataan terhadap para pedagang di Jalan KA Beran dan di depan Pasar Gentan.

Tri Endah Yitnani, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman mengatakan saat Ramadan berlangsung, banyak pedagang yang bermunculan di pinggir jalan.

Agar pedagang tetap rapi dan tidak mengganggu lalu lintas, maka sebelumnya pedagang harus sudah terdata terlebih dahulu di Disperindag Sleman.

"Sifatnya penataan. Ada dua tempat yang menjadi Pasar Ramadan, yakni di depan Pasar Gentan dan di Jalan KA Beran. Untuk di jalan KA Beran sudah berjalan lima tahun, sedangkan yang di Gentan baru tahun ini," ungkapnya.

Mengenai tujuan pendataan sendiri Endah menjelaskan hal tersebut agar tempat yang digunakan cukup serta agar aliran pembeli tidak crowded.

"Di Gentan kita lihat ada potensi untuk diadakan Pasar Ramadan. Kita tempatkan di lahan parkir, kan kalau sore tidak di pakai. Sehingga bisa dibuat untuk pasar sore Ramadan," terangnya.

Mengenai jumlah pedagang yang sudah terdata sendiri ada 24 di Beran.

Dan untuk di Gentan ada 15 pedagang.

"Itu sesuai dengan misi kita, yakni agar kebutuhan masyarakat atau konsumen bisa terpenuhi selama Ramadhan. Selain itu juga kita ingin pedagang ini ada di tempat yang teratur," jelasnya.

Endah menambahkan, terkait keamanan untuk makanan yang dijajakan di Pasar Ramadan, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sleman.

Hal tersebut bertujuan agar makanan yang akan dikonsumsi oleh konsumen saat berbuka terjamin kesehatannya.

"Agar konsumen terlindungi, maka dari Dinas Kesehatan Sleman juga melakukan pengecekkan. Ini untuk menjamin kesehatan dari makanan yang di jual oleh para pedagang," tambahnya.

Mae Rusmi Suryaningsih, selaku Sekertaris Disperindag mengatakan, pasar Ramadan sendiri merupakan bagian dari program Disperindag saat bulan puasa.

"Ramadhan ini kita punya beberapa program, antara lain Pengawasan Makanan dan Bahan Makanan, Pemantauan Harga Pasar, Pasar Ramadan dan nanti juga ada pasar Lebaran. Pasar Ramadan dan Lebaran sengaja kita adakan agar ekonomi masyarakat bisa meningkat," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help