Ramadan 1439 H

Puasa Hari Pertama, Sekda DIY Tidak Dapat Laporan PNS Terlambat

Dirinya pun berharap, para PNS yang bertugas, tetap memberikan pelayanan kepada publik secara maksimal.

Puasa Hari Pertama, Sekda DIY Tidak Dapat Laporan PNS Terlambat
ist
Logo Pemda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan tidak akan memberi toleransi kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya, yang kedapatan terlambat, atau mangkir dari pekerjaan, selama Ramadan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi, mengatakan bahwa selama ini sudah terdapat aturan, sekaligus konsekuensi bagi PNS yang melanggar.

Terlebih, Gubernur DIY juga telah mengeluarkan surat edaran terkait jam kerja ASN pada bulan Ramadan.

"Kan di situ (surat edaran) sudah jelas, masuk 07.30 WIB, tetap. Terus, pulangnya 15.00 WIB. Tapi, khusus Jumat 11.00 WIB," katanya, Kamis (17/5/2018).

Akan tetapi, untuk puasa hari pertama hari ini, Gatot mengaku tidak mendapat laporan perihal PNS yang terlambat, apalagi mangkir, atau membolos.

Dirinya pun meyakini, para abdi negara di lingkungan Pemda DIY memiliki kedisiplinan yang baik

Baca: Bulan Puasa, Pelayanan di Pemkab Sleman Berjalan Seperti Biasa

"Nggak ada (laporan). Sama saja, tidak ada bedanya puasa dengan hari-hari biasa. Toh, kita sudah ada fingerprint, untuk memantau kehadiran. Selama ini pegawai Pemda DIY apik-apik kok," cetusnya.

Suasana Kepatihan di hari pertama puasa memang tidak berbeda.

Para PNS tampak hilir mudik menjalankan pekerjaannya masing-masing.

Termasuk di Balai Woro, yang merupakan ruang Humas Pemda DIY, dimana aktivitas berlangsung seperti biasa.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help