DIY

Tingkatkan Pengamanan Mako, Polda DIY Libatkan Polwan di Pos Penjagaan

Polda DIY yang menyiagakan puluhan orang untuk bersiaga dan melakukan pengecekan terhadap masyarakat sipil yang akan memasuki Mapolda DIY.

Tingkatkan Pengamanan Mako, Polda DIY Libatkan Polwan di Pos Penjagaan
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
Brigadir Swesti Anggraini Dewi (30) (kanan) dan Bripda Karina Dio (20) (kiri pakai hijab) saat melakukan pengamanan di Pos Penjagaan Mapolda DIY. Tampak kedua Polwan tersebut tengah melakukan pemeriksaan barang bawaan orang-orang yang hendak memasuki Mapolda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Serentetan aksi terorisme di berbagai tempat membuat setiap Markas Kepolisian meningkatkan pengamanan, khususnya di pos penjagaan yang menjadi tempat utama keluar masuk bagi anggota maupun masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Kepolisian.

Hal itu juga dilaksanakan oleh Polda DIY yang menyiagakan puluhan orang untuk bersiaga dan melakukan pengecekan terhadap masyarakat sipil yang akan memasuki Mapolda DIY.

Rata-rata anggota Polda DIY yang bertugas melakukan penjagaan dan pengecekan di Pos Penjagaan didominasi kaum adam, akan tetapi untuk peningkatan pengamanan kali ini tampak dua anggota Polisi Wanita (Polwan) dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Dengan mengenakan helm, rompi pengaman, dan senjata laras panjang berwarna hitam, dua Polwan yang merupakan anggota Polda DIY ini melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang perempuan yang hendak memasuki Mapolda DIY.

Dengan seksama dan teliti, kedua Polwan ini melakukan pengecekan terhadap barang bawaan dilanjutkan pemeriksaan badan.

Raut muka kedua Polwan itu juga tidak menunjukkan gelagat canggung atau menyimpan rasa takut dalam setiap pemeriksaan yang dilakukan kepada orang-orang tersebut.

Padahal, jika melihat aksi teror yang terjadi beberapa hari belakangan ini, kebanyakan pelaku melakukan aksi penyerangan dan bom bunuh diri di depan gerbang masuk Kantor Polisi.

Satu dari kedua Polwan yang melakukan penjagaan di Pos Penjagaan Mapolda DIY adalah Brigadir Swesti Anggraini Dewi (30), diungkapkannya bahwa meski dirinya telah kerap dilibatkan dalam kegiatan patroli ke beberapa titik namun untuk terlibat dalam pengamanan di Pos Penjagaan Mapolda DIY merupakan kali pertamanya.

Diungkapkan wanita yang kesehariannya bertugas sebagai staf Sabhara Polda DIY ini bahwa apa yang dilakukannya merupakan sebuah tugas, meski tak dipungkirinya bahwa rasa khawatir terkadang terbesit dalam benaknya saat bertugas di Pos Penjagaan.

Diakui wanita berkulit putih ini, untuk menangkal rasa khawatir tersebut ia selalu memanjatkan dia kepada Tuhan sebelum bertugas.

Menurutnya, dengan hal itu ia merasa mendapat perlindungan dari Tuhan ditambah dengan upaya menjaga dirinya sendiri yang dilakukannya saat menjalankan tugas.

"Kalau ditanya ada rasa takut ya ada rasa takut, tapi hal itu dikembalikan lagi ke Tuhan. Karena untuk masalah hidup dan mati yang mengatur adalah Tuhan, selain itu tetap waspada dan jaga diri," katanya.

Dilanjutkan ibu dua anak ini, bahwa dalam pelaksanaan pengamanan di Pos Penjagaan Polda DIY melibatkan 10 orang Polwan.

Di mana setiap hari ada 4 Polwan yang bertugas yang terbagi dalam 2 shift meliputi pagi dan siang hari.

Menurutnya, setiap Polwan yang dilibatkan dalam pengamanan tersebut sebelumnya telah menjalani pelatihan baik dalam menembak dengan senapan laras panjang dan memperkuat mental, mengingat ia bersama-sama rekannya berada di garda terdepan saat terjadi penyerangan dari teroris. (*)

Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved