Ramadan 1439 H

Lafaz Bacaan yang Tepat Niat Puasa Wajib Ramadan Menurut NU

Sering kita jumpai beragam versi bacaan niat puasa. Perbedaan terutama ada pada bagian harakat kata apakah ia dibaca ramadlâna atau ramadlâni

Lafaz Bacaan yang Tepat Niat Puasa Wajib Ramadan Menurut NU
Tribun Jogja/Hendra Krisdianto
ILUSTRASI 

TRIBUNJOGJA.COM - Jadwal awal puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H menunggu hasil sidang isbat Kemenag RI pada hari ini, Selasa 15 Mei 2018 pukul 16.00 WITA.

Meski begitu, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal awal puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H pada 17 Mei 2018.

Sementara berdasarkan hisab, jadwal awal puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 NU juga pada 17 Mei, meski masih menunggu keputusan sidang isbat Kemenag RI.

Niat menjadi rukun yang mesti dilakukan dalam puasa Ramadhan. Dikutip dari situ http://www.nu.or.id, berikut penjelasan tentang niat puasa Ramadan

Sering kita jumpai beragam versi bacaan niat puasa. Perbedaan terutama ada pada bagian harakat kata رمضان; apakah ia dibaca ramadlâna atau ramadlâni.

Sebagian masyarakat membaca lafal niat di malam hari seperti ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Menurut kaidah ilmu nahwu, redaksi tersebut keliru. Jika memaksa memilih membaca ramadlâna (dengan harakat fathah), maka pilihan yang paling mungkin kalimat selanjutnya adalah hâdzihis sanata (sebagai dharaf zaman/keterangan waktu), bukan hâdzhis sanati.

Ramadlâna dibaca fathah sebagai ‘alamat jar karena termasuk isim ghairu munsharif yang ditandai dengan tambahan alif dan nun sebagai illatnya.

Artinya, boleh membaca ramadlâna dengan syarat kalimat selanjutnya hâdzhis sanata. Namun, yang seperti ini jarang diungkapkan dalam kitab-kitab fiqih.

Halaman
123
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved