Home »

News

» Sains

Sains

Ilmuwan Lakukan Transplantasi Memori pada Siput Laut. Apa Tujuannya?

Temuan ini meyakinkan Glanzman dan tim bahwa memori sebetulnya disimpan pada sel saraf, bukan sinapsis

Ilmuwan Lakukan Transplantasi Memori pada Siput Laut. Apa Tujuannya?
Chad King/NOAA MBNMS/Wikimedia Commons
Aplysia californica. 

Hasilnya yang telah dipublikasikan dalam jurnal eNeuro sangat mengejutkan.

Baca: Adel Si Bocah Transplantasi Hati Menatap Masa Depan dengan Hati Sang Ibu

Siput yang menerima RNA dari kelompok pertama seakan-akan telah dilatih dan mengerut selama 40 detik ketika disentuh.

Sementara itu, siput yang menerima RNA dari kelompok kedua tidak menunjukkan perubahan respons ketika disentuh.

Untuk semakin meyakinkan hasil mereka, tim Glanzman kemudian mengambil sel saraf motor dan sel saraf sensori dari siput yang tidak terlatih untuk ditambah RNA dari kedua kelompok siput.

Ternyata, tambahan RNA dari kelompok pertama meningkatkan pergerakan sel saraf sensori. 

Sebaliknya tambahan RNA dari kelompok kedua tidak memiliki efek tersebut pada sel saraf sensori.

Temuan ini meyakinkan Glanzman dan tim bahwa memori sebetulnya disimpan pada sel saraf, bukan sinapsis atau struktur yang menghubungkan sel saraf seperti yang dipercaya selama ini.

“Jika memori disimpan di sinapses, tidak mungkin eksperimen kami berhasil,” ujar Glanzman.

Meski demikian, para peneliti mengakui bahwa penelitian mereka memiliki batasannya.

A californica memang memiliki sel saraf yang serupa dengan manusia.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help