Otomotif

Honda BeAt eSP Jadi Skutik Paling Laris di Pasar Ekspor Periode April 2018

Skutik ini membukukan penjualan ekspor sebanyak 10.167 unit. Pencapaian ini berkontribusi hingga 31% atau tertinggi pada total ekspor skutik nasional.

Honda BeAt eSP Jadi Skutik Paling Laris di Pasar Ekspor Periode April 2018
istimewa
Honda BeAT eSP membukukan penjualan ekspor sebanyak 10.167 unit di bulan April 2018. Pencapaian ini berkontribusi hingga 31% atau tertinggi pada total ekspor skutik nasional. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Honda BeAT eSP tercatat sebagai sepeda motor produksi Indonesia yang paling diminati di pasar ekspor pada bulan April 2018.

Skutik ini membukukan penjualan ekspor sebanyak 10.167 unit.

Pencapaian ini berkontribusi hingga 31% atau tertinggi pada total ekspor skutik nasional.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) pada bulan lalu, jumlah ekspor sepeda motor nasional dalam kondisi utuh (CBU/Completely Built Up) dari Indonesia tercatat sebanyak 44.271 unit.

Ekspor jenis motor skutik produksi Indonesia bulan lalu tercatat 33.029 unit dan BeAT mendominasi di segmen ini.

“BeAT memang tidak hanya primadona di market domestik tapi juga di pasar ekspor. Kami optimistis pencapaian ekspor sepeda motor Honda akan meningkat pada tahun ini. Hal ini selaras dengan komitmen kami untuk mendukung kinerja ekspor pemerintah dengan produk berkualitas agar kami mampu menemani para konsumen Honda meraih mimpi di berbagai belahan dunia,” kata General Manager Overseas Business Division Astra Honda Motor (AHM) Kurniawati Slamet, Rabu (16/5/2018).

Selain Honda BeAT, AHM juga mengekspor jenis skutik lain, yaitu Honda Vario series sebanyak 5.045 unit dan 5 unit Honda Scoopy.

Sehingga total ekspor skutik Honda pada bulan lalu tercatat 15.217 unit.

Honda BeAT eSP juga tercatat sebagai produk skutik Honda terlaris dengan kontribusi 67% terhadap total ekspor skutik Honda pada bulan April 2018.

Halaman
12
Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help