Ramadan 1439 H

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Begini Penjelasannya

ibu hamil boleh berpuasa asal memenuhi beberapa ketentuan dunia kesehatan, agar ibu dan anak yang berada di dalam kandungan sehat

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Begini Penjelasannya
alamy
Kehamilan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berpuasa, selain menjalankan perintah agama, salah satu ibadah yang rutin dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia inipun ternyata memberikan dampak positif bagi tubuh manusia.

Mengapa? Karena saat berpuasa, organ tubuh bagian dalam beristirahat bekerja dan memberikan efek positif pada organ tubun lainnya.

Namun, bagaimana dengan wanita hamil yang ingin melangsungkan ibadah puasa?

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan RS UGM, dr. Widya Dwi Astuti, Sp. OG menuturkan, ibu hamil boleh berpuasa asalkan memenuhi beberapa ketentuan dunia kesehatan, agar ibu dan anak yang berada di dalam kandungan tetap sehat saat berpuasa.

Ada tiga kategori kehamilan yang dibagi menjadi tiga trimester.

Trimester pertama adalah satu hingga tiga bulan usia kehamilan, trimester dua adalah empat hingga enam bulan kehamilan, dan trimester tiga adalah usia kehamilan tujuh hingga sembilan bulan, bisa dikatakan pula sebagai usia kehamilan tua.

"Ibu hamil boleh berpuasa atau tidak berpuasa tergantung pada kondisinya. Bagi ibu hamil yang usia kehamilannya masih di usia trimester pertama, dunia kesehatan tidak menyarankan itu untuk dijalankan, karena kondisi kehamilan di trimester pertama, ibu hamil masih selalu merasa mual dan muntah. Karena hal itu, kadang asupan makanannya pun jadi sedikit," ungkap Asti.

Menurut Asti, jika ingin menjalani ibadah puasa lebih baik untuk para ibu hamil yang usia kehamilannya sudah memasuki trimester dua atau tiga.

Namun lagi-lagi ibu hamil memiliki syarat yang harus ia penuhi jika ingin menjalankan ibadah yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali selama satu bulan penuh.

"Boleh berpuasa asalkan ibu hamil tidak mengalami sakit-sakit berat seperti jantung, hipertensi dan lainnya. Selain itu, jika ingin menjalankan puasa, dengan catatan ibu hamil harus bisa memenuhi asupan gizi seimbangnya," ujar Asti.

Para ibu hamil menurutnya harus memperhatikan itu, karena nutrisi atau gizi seimbang tidak hanya diperlukan olehnya saja, tapi juga bayi yang ada di dalam kandungannya.

Malah kebutuhan gizi seimbang oleh ibu hamil jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan ibu yang sedang tidak hamil.

"Kalau mau puasa ya puasa saja, tapi dengan catatan yang telah saya sebutkan tadi kalau untuk ibu hamil. Menurut penelitian, wanita hamil yang berpuasa dan wanita hamil yang tidak berpuasa tidak ada perbedaan yang bermakna. Namun seperti yang kita tahu, kalau puasa itu menyehatkan sebab mengistirahatkan organ tubuh yang biasanya terus bekerja," tambahnya. (tribunjogja.com)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved