Pilkada Jawa Barat

Tensi Debat Pilgub Jabar Sempat Panas, Ridwan Kamil: 'Peluk AC Dulu'

Tensi debat pemilihan gubernur Jawa Barat sempat panas, Ridwan Kamil: 'Peluk AC Dulu'

Tensi Debat Pilgub Jabar Sempat Panas, Ridwan Kamil: 'Peluk AC Dulu'
www.tribunnews.com
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dalam debat pertama pilgub Jabar. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kehebohan sempat terjadi dalam debat kedua pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat semalam, Senin (14/5/2018).

Ketegangan sesi debat tak lain karena pasangan nomor urut 3, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu menyampaikan ucapan yang bernada provokatif, serta tiba-tiba membentangkan kaus putih bertuliskan "2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden."

Pendukung dari pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan, yang diusung PDI P tampak tak terima dengan aksi pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Akibatnya, lokasi debat pilgub Jabar di Balairung Kampus Universitas Indonesia seketika menjadi panas.

Dikutip Tribunjogja.com dari laman Kompas, Selasa (15/5/2018), beberapa pendukung bahkan sempat ingin naik ke atas panggung dan bermaksud menanyakan apa maksud pasangan nomor 3 melakukan hal tersebut.

Baca: DPC Gerindra dan Demokrat Bantul Resmi Buka Pendaftaran Bacaleg 2019-2024

Untunglah aparat dengan sigap menghalau dan kerusuhan debat pilgub Jabar bisa diredam.

Calon Gubernur Jabar, Ridwan Kamil justru menanggapi ketegangan di lokasi debat dengan santai.

Dilihat dari unggahan Instagram-nya seusai debat, Kang Emil, sapaan akrabnya, malah terlihat memeluk pendingin udara.

Dia menuliskan keterangan foto, "Meluk AC dulu baru istri. Karena panggung Debat begitu gerah dan juga berakhir rusuh. Mari rakyat Jabar kita kedepankan persatuan dan jaga batin agar selalu adem dan tenang. Hatur Nuhun."

Pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum sempat unggul 41,8% menurut survei elektabilitas yang dilakukan oleh lembaga survei Populi Center.

Kemudian di urutan kedua ada Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (38,6%), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (6,4%), dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (5,3%). (*)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved