PSS Sleman

PSS Sleman vs Martapura FC, Ujian Berat Bagi Elang Jawa yang Tengah Patah Sayapnya

PSS Sleman vs Martapura FC, ujian berat bagi Elang Jawa yang tengah patah sayapnya.

PSS Sleman vs Martapura FC, Ujian Berat Bagi Elang Jawa yang Tengah Patah Sayapnya
TRIBUNJOGJA/ HANIF SURYO
Caretaker PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pada sesi jumpa pers jelang laga melawan Martapura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Euforia pascakemenangan berharga di pekan lalu kontra tuan rumah PSBS Biak 2-0 harus segera diakhiri PSS Sleman.

Pasalnya PSS Sleman berpotensi mendapat ujian berat dari tim kuat Martapura FC dalam lanjutan Liga 2 2018 pekan kelima di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (16/5/2018).

Sayap patah Elang Jawa usai mundurnya sang pelatih kepala, Herry Kiswanto, kini membutuhkan penawar lara.

Diakui caretaker Seto Nurdiantoro, membangkitkan kembali motivasi para pemain menghadapi laga kontra Laskar Sulthan Adam menjadi fokusnya.

Terlebih dengan waktu persiapan baginya yang terbilang sangat singkat, tak ada lagi waktu baginya untuk merombak gaya permainan ataupun komposisi permainan.

"Persiapannya seperti biasa, cuma tentunya ada beberapa masalah juga. Saya pegang tim baru beberapa saat, artinya untuk merubah semua tentu tidak mungkin. Hanya yang dibawa head coah dulu ada bebapa perubahan," ujar Seto pada sesi jumpa pers jelang laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (15/5/2018).

Baca: LINK LIVE STREAMING PSIM Yogya vs Persiba Balikpapan, Laskar Mataram Bidik 3 Poin Pertama di Kandang

Menurut Seto, hal yang kini bisa ia lakukan hanyalah memotivasi para penggawanya untuk dapat menikmati jalannya laga, tanpa tekanan, dan bisa meraih hasil yang maksimal di laga ini.

Apalagi di laga kandang terakhir pekan kedua lalu, Elang Jawa harus tumbang atas Madura FC 1-2 yang tentunya bukanlah sebuah catatan yang baik bagi PSS Sleman.

"Saya lebih pendekatan, dan bicara dari hati ke hati. Apa yang saya inginkan dan apa yang pemain mau, kita selesaikan bersama. Artinya saya bukan sebagai pelatih tapi lebih memposisikan diri sebagai teman. Itu yang mudah mudah bisa merubah mindset mereka agar tampil lepas," ungkap Seto.

Ia pun mengisyaratkan bakal kembali mempertahankan komposisi pemain yang sama seperti laga melawan PSBS Biak.

Sayangnya, jelang laga ini kondisi anak asuhnya justru diakuinya tengah dalam kondisi yang tidak baik lantaran beberapa penggawa masih terkendala cedera dan kondisi kebugaran yang belum prima.

"Harapannya tim ini memang sedang patah sayap, jadi saya harus perbaiki pelan-pelan. Mudah-mudahan hasilnya bisa baik," kata Seto.

Sementara itu, kapten tim PSS Sleman, Hisyam Tolle berharap di laga nanti bisa meraih hasil yang baik demi menebus hasil minor yang di dapat PSS Sleman di laga kandang terakhir lalu.

"Kita dari pemain pasti harus jaga kondisi apa lagi perjalanan dari Biak. Mudah-mudahan kita bisa terapkan apa yang diinstruksikan coach Seto, dan bisa meraih hasil yang baik," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help