Bom Meledak di Surabaya

Ketua PP Aisyiyah: Libatkan Anak dalam Teror Merupakan Perbuatan Dosa

Ia dan PP Aisiyah juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga, baik yang meninggal atau luka-luka.

Ketua PP Aisyiyah: Libatkan Anak dalam Teror Merupakan Perbuatan Dosa
ist/kolase tribunjatim
Ledakan bom di Surabaya 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anak merupakan titipan Allah dan mutiara berharga yang harus dirawat dan ditumbuhkembangkan potensi kemanusiaanya secara bertanggungjawab, baik oleh orangtua maupun masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, menanggapi rentetan bom di Surabaya yang melibatkan anak.

Ia melanjutkan, melibatkan anak-anak sebagai pelaku teror merupakan perbuatan dosa.

"Karenanya jauhkan anak-anak dari keadaan dan perbuatan yang merusak kehidupannya, seperti teror, kekerasan, intimidasi, serta segala tindakan anarkis yang merugikan kehidupannya. Aniaya tidak dibernarkan oleh agama," lanjutnya saat ditemui media di Aula Kantor PP Aisyiyah Selasa (15/5/2018).

Baca: Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Yogyakarta Ucapkan Terima Kasih atas Kunjungan Pevita Pearce

Ia mengatakan perempuan merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam membangun karakter dan peradaban bangsa.

Perempuan memiliki tugas mendidik, menyebarkan nilai kebaikan dan keutamaan hidup.

Sehingga perempuan bisa menjadi agen perdamaian bangsa.

"Perempuan memiliki peran yang besar dalam membangun karakter dan peradaban bangsa. perempuan sebagai seorang ibu, bertugas untuk mendidik dan menyebarkan nilai kebaikan," kata Noordjannah.

Dia pun mengajak seluruh perempuan untuk berani menolak radikalisme.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help