Bisnis

Ekonomi Digital Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan

Pengusaha terkemuka dan praktisi bank ini mengemukakan bagaimana perubahan ekonomi dunia telah berkembang begitu cepat

Ekonomi Digital Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan
IST
Mochtar Riady saat menyampaikan pemaparannya tentang strategi bisnis dibera ekonomi digital, Selasa (15/5/2018) 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pendiri sekaligus Chairman Lippo Group, Mochtar Riady, hadir sebagai pembicara utama dalam seminar khusus bertajuk "Strategi Bisnis dalam Menghadapi Era Ekonomi Digital 2018," Selasa (15/5/2018) di Rumah Sakit Siloam.

Dalam pemaparannya, pengusaha terkemuka dan praktisi bank ini mengemukakan bagaimana perubahan ekonomi dunia telah berkembang begitu cepat semenjak dikenalnya alat pembayaran berupa uang dalam transaksi ekonomi.

"Penemuan manusia yang paling besar, yang paling berguna ialah alat pembayaran, karena pada waktu manusia menggunakan sistem barter ekonomi sulit untuk berkembang," ujarnya.

Alat pembayaran, lanjut Mochtar berkembang sesuai zaman dengan mengusung pembaharuan yang berbeda setiap masanya.

Mulai dari perak, uang kertas, logam, cek, kartu kredit hingga sekarang yang sedang marak yaitu e-payment.

Baca: RS Siloam Yogyakarta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Menurut Mochtar dalam dunia ekonomi digital ada dua hal yang bisa dilakukan seseorang terkait dengan kegiatan ekonomi, yang pertama ialah membuka usaha bisnis perdagangan daring atau yang jasa disebut e-commerce dan yang kedua membuka pasar daring seperti yang dilakukan Jack Ma dengan membuka Alibaba.

Kehadiran pasar daring menurutnya merupakan suatu hal yang sangat membantu bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, karena pasar daring mampu memutus mata rantai penghubung yang begitu banyak mulai dari hulu ke hilir sehingga membuat barang yang dijual menjadi lebih murah.

"Ini menjadi salah satu cara pengentasan kemiskinan yang," katanya.

Baca: CfDS FISIPOL UGM Sebut Netizen Indonesia Masih Lemah Terhadap Literasi Digital

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Kadin Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) DIY sekaligus Ibu Walikota Yogyakarta, Tri Kirana Muslidatun menyampaikan bahwa saat ini Yogya tengah menjalankan program seperti yang dipaparkan oleh Mochtar di awal, yaitu Gandeng Gendong.

"Bahwa di saat sekarang semua orang harus saling membantu, yang kecil-kecil supaya tidak ketinggalan omzet harus dibantu dengan yang sudah beromzet besar," urainya.

Acara yang dihadiri ratusan orang mulai dari dokter, pengusaha hingga tokoh masyarakat ini diakhiri dengan pemberian buku karya Mochtar Riady yang berjudul "Manusia Ide" dan ditutup dengan jamuan makan malam. (tribunjogja.com)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help