PSIM Yogyakarta

Hendika Arga Teladani Sosok Seto Nurdiantoro

Meski demikian, ia tak menemui kendala lantaran mendapat dukungan dari pelatih dan juga rekan satu tim.

Hendika Arga Teladani Sosok Seto Nurdiantoro
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Hendika Arga 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi kapten di usia yang terbilang sangat muda, yaitu 24 tahun, diakui Hendika Arga merupakan suatu tanggung jawab sekaligus kebanggan yang harus diemban dengan amanah.

Melakoni peran sebagai kapten merupakan hal baru baginya. Meski demikian, ia tak menemui kendala lantaran mendapat dukungan dari pelatih dan juga rekan satu tim.

"Kendala sih nggak ada, karena kita PSIM satu keluarga yang benar-benar kompak dan saling mendukung satu-sama lain untuk membawa PSIM lebih baik," ungkap Arga.

Dalam menjalankan peran barunya tersebut, Arga mengaku banyak berkaca dari mantan pelatih sekaligus mantan kapten PSIM Yogya, Seto Nurdiantoro dan juga kapten tim musim lalu Achmad Taufiq.

Meski belum pernah mendapat kesempatan untuk bermain bersama Seto sewaktu masih aktif sebagai pesepakbola, namun menurut Arga sosok Caretaker PSS Sleman tersebut patut menjadi teladan.

"Sosok kapten yang saya teladani mungkin ya Mas Seto. Saya sebagai pemain dan Mas Seto sebagai pelatih PSIM Yogya saat itu. Beliau juga pernah sebagai kapten PSIM, mungkin sama posisinya dengan saya dan cara bermain saya. Beliau juga panutan saya," ungkap Arga.

Sementara nilai kepemimpinan yang dipetik dari kapten musim lalu, Achmad Taufiq yaitu sosok pemimpin yang selalu memberikan suport pada pemain muda untuk berkembang.

"Mas Taufik dia bisa membimbing teman-teman yang muda untuk selalu kompak," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help