PSS Sleman

Cristian Gonzales Kembali Absen saat PSS Bertandang ke PSBS Biak

Lini depan Elang Jawa hanya akan diisi satu slot pemain lini depan yang akan ditempati oleh Tambun Naibaho.

Cristian Gonzales Kembali Absen saat PSS Bertandang ke PSBS Biak
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Pemain PSS Sleman, Cristian Gonzales (10) beserta pemain lainnya beselebrasi usai menjebol gawang PS Mojokerto Putra dalam Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (26/4/2018). PSS Sleman menang dengan skor 3-1 atas PS Mojokerto Putra. 

TRIBUNJOGJA.COM - Cristian Gonzales kembali absen membela PSS Sleman pada lanjutan Liga 2 2018 pekan keempat, saat timnya melawat ke kandang PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak, Jumat (11/5/2018) esok.

Nama El Loco tak ada dalam rombongan 18 pemain yang diboyong PSS Sleman menuju Biak, lantaran pemain berusia 41 tahun tersebut terganjal oleh status legal dari PT LIB selaku operator liga usai timnya Madura United mencabut status peminjamannya.

Caretaker PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, pun makin dipusingkan dengan absennya pemain depan I Made Wirahadi usai melakoni laga melawan Persegres Gresik lalu.

Praktis, lini depan Elang Jawa hanya akan diisi satu slot pemain lini depan yang akan ditempati oleh Tambun Naibaho.

"Cristian Gonzales tidak dibawa karena terganjal status administrasinya, begitu juga Made Wirahdadi karena cedera, kata Seto, Rabu (9/5/2018).

Lebih lanjut, pilihan pemain bagi Seto Nurdiantoro makin terbatas dengan absennya sekira tiga pemain pilar lainnya yang hampir pasti tidak dapat diturunkan, ialah Ega Rizky, Syamsul Chaeruddin, dan Irkham Zahrul Milla.

Absennya dua penyerang membuat Rifal Lastori turut diboyong. Dalam tiga laga sebelumnya, pemain pinjaman dari Borneo FC ini hanya menghangatkan bangku penonton.

Nama lain yang sempat diragukan kondisinya pun akhirnya tetap diboyong dalam lawatan ke Biak, seperti Ichsan Pratama, Slamet Budiono, Dave, dan juga Rangga Muslim Perkasa.

Meski diterpa badai cedera dan juga masa persiapan yang minim baginya yang melanjutkan posisi kosong pascamundurnya pelatih Herry Kiswanto, Seto bertekad membawa pulang poin dari laga tandang kali ini, meskipun ia tak menampik laga ini akan menjadi laga yang berat.

Mengai lawannya nanti, Seto pun mengatakan buta dengan kekuatan PSBS. Namun ia akan mewaspadai kecepatan pemain PSBS dan juga kekuatan fisik yang merupakan karakter pemain dari Papua.

"Pemain PSBS punya kecepatan. badannya juga kekar-kekar," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help