PSS Sleman

Jadi Caretaker, Seto Nurdiantoro Kini Pikul Beban Bawa Skuat PSS Bertandang ke Biak

PSS Sleman hampir pasti akan kehilangan enam pilarnya di laga melawan tim berjuluk Cendrawasih Kuning tersebut.

Jadi Caretaker, Seto Nurdiantoro Kini Pikul Beban Bawa Skuat PSS Bertandang ke Biak
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Skuad PSS Sleman musim 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Beban berat kini harus dipikul caretaker PSS Sleman, Seto Nudiantoro, yang mengemban tugas menahkodai Laskar Elang Jawa, pascamundurnya pelatih Herry Kiswanto usai gagal menorehkan hasil apik di tiga pertandingan liga.

Bertandang ke kandang PSBS Biak pada lanjutan Liga 2 2018 pekan keempat, beban Seto makin bertambah usai PSS Sleman dipastikan akan pincang pada laga yang akan digelar di Stadion Cendrawasih, Biak, Jumat (11/5/2018) mendatang.

Setidaknya, PSS Sleman hampir pasti akan kehilangan enam pilarnya di laga melawan tim berjuluk Cendrawasih Kuning tersebut.

Lima pilar tersebut antara lain, Ega Rizky yang izin menikah, lalu winger Irkham Zahrul Milla, I Made Wirahadi, Ichsan Pratama yang dibekap cedera, sementara Syamsul Chaeruddin juga belum fit untuk diturunkan saat melakoni laga tandang melawan PSBS Biak.

Sedangkan Cristian Gonzales yang juga belum mendapat kepastian usai surat peminjamannya ke PSS Sleman di cabut timnya Madura United, sehingga terganjal status legalnya di PT LIB selaku operator liga.

"Ini laga berat apalagi dengan skuad super mini,"kata caretaker PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, Rabu (9/5/2018).

Selain enam pemain tersebut yang kemungkinan besar akan absen, menurut Seto dalam latihan terakhir sebelum terbang menuju Biak beberapa pemain juga mengeluhkan hal serupa.

Diantaranya Rangga Muslim dan Dave Mustaine yang bermasalah dengan engkelnya, Slamet Budiono bermasalah di bagian pahanya, begitupula bek muda Sahrul Kurniawan.

"Pemain seadanya, ya beginilah nasib saya. Kita bermain apa adanya, tapi Tuhan memberikan yang terbaik tentu patut disyukuri. Curi satu poin atau tiga itu urusan belakang terpenting, harapan saya pemain tampil lepas," kata Seto.

Disinggung mengenai kekuatan lawannya, Seto mengaku buta dengan kekuatan tim berjuluk Cendrawasih Kuning tersebut, meski demikian ia tetap mewanti-wanti pada anak asuhnya untuk mewaspadai kecepatan serta keunggulan kekuatan fisik yang dimiliki tuan rumah. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help