Pendidikan

Gali Bakat Siswa, SD Tumbuh 2 Yogyakarta Gelar Pameran Bertajuk In-Line RefIection

Gali bakat siswa, SD Tumbuh 2 Yogyakarta gelar pameran bertajuk In-Line RefIection.

Gali Bakat Siswa, SD Tumbuh 2 Yogyakarta Gelar Pameran Bertajuk In-Line RefIection
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Siswa SD Tumbuh 2 Yogyakarta menggelar pameran seni bertajuk In-Line RefIection. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Pameran In-Line RefIection SD Tumbuh 2 Yogyakarta yang digelar Rabu (9/5/2018) hari ini menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak memiliki kejutan dan kekhasan sendiri dalam menginterpretasikan setiap informasi yang diperoleh. 

Edukator SD Tumbuh 2 Yogyakarta, Romekasari menuturkan, awalnya kegiatan ini merupakan proyek kerja 
sama dengan paguyuban orangtua Lower B untuk membuat sesuatu yang menarik ditahun ajaran 2017/2018.

"Kemudian ide berkembang menjadi alternatif kegiatan mid semester untuk tiga mata pelajaran yaitu Sains, PPKn dan Seni Budaya," ujar Romekasari.

Ia menjelaskan, dalam mata pelajaran Sains, anak-anak belajar tentang cahaya dan bayangan.

Baca: UAJY Launching Beasiswa Liem Family Scholarship

Dalam pelajaran PPKn, anak-anak belajar tentang kerja sama dan keragaman setiap individu di sekolah.

Sedangkan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya, anak-anak belajar membuat karya menggunakan bahan alami dan buatan.

"Ketiganya dirangkum menjadi kegiatan membuat refleksi tubuh anak dengan media kain kanvas, cat dan tanah," terangnya.

Menurutnya, yang menarik dari proses ini adalah anak-anak dibebaskan untuk mengisi ruang di antara garis yang telah mereka buat.

Meski diberikan pengantar yang sama, kanvas, cat dan tanah yang sama, hasil karya mereka sangat kaya dan beragam.

Setiap garis dan warna yang mereka tuangkan dalam kain kanvas itulah cerminan karakter dan pribadi mereka.

"Semoga saja In-Line Reflection bisa menjadi inspirasi para edukator untuk terus berusaha menggali kekhasan anak," lanjut dia.

Pameran ini juga bisa memberi contoh bahwa belajar dan tes tidak harus menggunakan kertas dan pensil, juga tak harus duduk di ruangan kelas.

"Evaluasi bisa dilakukan dengan beragam media, dan cara yang menyenangkan," imbuhnya. (tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help