Gunungkidul

Sarmidi Layangkan Gugatan Hukum ke PN Wonosari Terkait Penggantian Antar Waktu

Penggantian Antar Waktu (PAW) dilayangkan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap kadernya yaitu Sarmidi berujung tuntutan hukum.

Sarmidi Layangkan Gugatan Hukum ke PN Wonosari Terkait Penggantian Antar Waktu
ist
Lambang Partai Amanat Nasional (PAN) 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA,GUNUNGKIDUL - Penggantian Antar Waktu (PAW) dilayangkan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap kadernya yaitu Sarmidi berujung tuntutan hukum.

Hal itu terungkap oleh kuasa hukum Sarmidi, Suraji Notosuwarno saat dihubungi Tribunjogja, Selasa (8/5/2018).

"Saat ini DPD PAN telah mengirim Surat peringatan ke dua, pada saat ini kta telah melakukan gugatan hukum ke pengadilan negeri wonosari saat proses hukum sedang berlangsung kenapa PAN tetap melayangkan surat SP 2, kami sudah mendaftarkan gugatan pada 23 April 2018," jelasnya.

PAW yang diberikan oleh PAN kepada Sarmidi, lanjutnya, dinilai cacat hukum karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika akan memberikan PAW.

"Syarat melayangkan PAW adalah meninggal dunia, dipecat oleh partai, atau terlibat dalam masalah hukum, sedangkan pak Sarmidi tidak mengalami ketiga hal tersebut," jelasnya.

Baca: Sri Purnomo Optimis DPD PAN Sleman Raih 12 Kursi Legislatif di Pemilu 2019

Suraji berharap kedepannya DPD PAN Kabupaten Gunungkidul mencabut Surat peringatan ke-2.

"Jika DPD PAN tidak mencabut SP 2 maka DPD PAN tidak menghormati proses hukum yang berlangsung ," imbuhnya.

Ia mengatakan belum ada tindak lanjut dari DPD PAN Kabupaten Gunungkidul dan kemungkinan mediasi akan ditempuh di pengadilan.

"Dengan adanya kasus ini berimbas Sarmidi dicoret dari bakal calon legislatif PAN," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help