Bantul

Perbup Sistem Zonasi PPDB Bantul Tunggu Tanda Tangan Bupati

Kepala Disdikpora Bantul, Didik Warsito mengatakan, draft Perbup ini sudah sampai ke bupati.

Perbup Sistem Zonasi PPDB Bantul Tunggu Tanda Tangan Bupati
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
PPDB 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menunggu restu dari Bupati Bantul, Suharsono terkait usulan peraturan tata cara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi yang dituangkan melalui Peraturan Bupati (Perbup).

Kepala Disdikpora Bantul, Didik Warsito mengatakan, draft Perbup ini sudah sampai ke bupati.

"Tinggal menunggu tanda tangan beliau (bupati) untuk pengesahannya. Semoga secepatnya bisa selesai. Target kita tahun ajaran baru nanti sudah bisa dipakai," kata Didik, Selasa (8/5/2018).

Dalam draft calon Perbup tersebut, menurut Didik ada beberapa klausul yang mengatur sistem zonasi dalam PPDB di wilayah Bantul yang akan diterapkan tahun ajaran baru nanti.

Seperti syarat zonasi dengan jarak 500 meter wajib diterima sekolah.

Baca: PPDB Online SMA/SMK Negeri DIY Tahun Pelajaran 2018/2019 Dikelompokkan Jadi 3 Jalur

Lalu peraturan dibentuknya zonasi yang terbagi menjadi beberapa jenis ada yang tiga dan empat kecamatan tergantung kepadatan siswa dan daya tampung sekolah.

Juga diatur tatacara penambahan nilai dilihat dari domisili murd dan lokasi sekolah dimana ia akan mendaftar.

Seperti misalnya, penambahan nilai 40 jika mendaftar dalam satu kecamatan, lalu antar kecamatan tapi masih dalam satu zona akan mendapat tambahan nilai 30 dan keluar zona tapi masih dalam satu kabupaten akan mendapat nilai tambahan 20. Sistem zonasi ini menjadi syarat 90 persen sistem PPDB.

"Sisanya sepuluh persen adalah jalur prestasi dan alasan khusus masing-masing lima persen. Dalam progresnya nanti akan terus kita pantau penerapan di lapangan karena tentu dimungkinkan ada kendala. Akan kita tampung laporan untuk kita komunikasikan," kata Didik. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help