Bisnis

BI Siapkan Uang Tunai Rp 7,9 Triliun untuk Lebaran

Kebutuhan uang tunai saat momen Ramadan dan Lebaran meningkat bila dibandingkan dengan hari biasa.

BI Siapkan Uang Tunai Rp 7,9 Triliun untuk Lebaran
net
uang rupiah 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebutuhan uang tunai saat momen Ramadan dan Lebaran meningkat bila dibandingkan dengan hari biasa.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pada momen tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY telah menyiapkan uang tunai sebanyak Rp 7,947 Triliun.

Bila dibandingkan dengan kebutuhan uang tunai tahun lalu diangka Rp 7,5 Triliun maka proyeksi kebutuhan saat momen Ramadan dan Lebaran tahun ini diproyeksikan meningkat sehingga BI DIY menyiapkan stok lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah dan Operasional Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI DIY, Probo Sukesi, Selasa (8/5/2018).

Baca: Bank Indonesia Wujudkan Smart City di Desa Wisata Kampung Flory

Probo menjelaskan, stok uang tunai tersebut untuk mencukupi kebutuhan mulai 10 April hingga 11 Juni 2018.

BI DIY memprediksi kebutuhan uang tunai untuk wilayah kerja Kantor Perwakilan BI DIY bakal meningkat seiring meningkatnya jumlah kantor cabang bank dan ATM di wilayah DIY.

"Meskipun kantor cabang bank dan ATM ini bertambah tak terlalu banyak, namun BI tetap mengantisipasi dengan menyediakan stok yang diharapkan bisa mencukupi kebutuhan uang tunai momen Ramadan dan Lebaran nanti," ujar Probo.

Lanjut Probo, nantinya distribusi uang ini secara teknis dilakukan serupa tahun lalu yakni sebagian didistribusikan melalui bank dengan mesin ATM dan sebagian melalui kas keliling BI.

Untuk masing masing Kabupaten, distribusi akan disesuaikan dengan kebutuhan kabupaten tersebut.

Baca: Cegah Skimming, Bank Indonesia Sarankan Hal Ini

Proyeksi kebutuhan tersebut didapat dari semua bank yang memiliki akun di BI.

Termasuk juga kebutuhan BPR yang menginang di bank konvensional karena tak memiliki akun di BI.

Probo mengimbau, mengingat Yogya bakal dibanjiri pemudik dan wisatawan saat Lebaran tiba, semua bank yang memiliki layanan mesin ATM diminta memperhatikan kebutuhan stok di mesinnya masing masing.

Hal ini bertujuan agar pemenuhan kebutuhan uang tunai saat Lebaran bisa lancar.

“Kantor BI tidak melayani penukaran uang langsung. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan penukaran uang di bank bank yang sudah bekerjasama dengan BI. Selain itu, kami juga akan ke instansi instansi besar yang memang memiliki kebutuhan uang tunai yang akan dilayani secara kolektif," imbuh Probo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: yud
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved